Dalam rangka melengkapi data base sekaligus terkait dengan retibusi pengendalian menara Telekomunikasi di Kabupaten Luwu Timur, maka Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, melalui Bidang Kominfo saat ini tengah melakukan pendataan seluruh menara telekomunikasi yang ada di Kabupaten Luwu Timur, baik yang sudah lama maupun yang baru selesai dibangun, sehingga nantinya akan diperoleh data akurat terhadap seluruh menara (Tower) telekomunikasi yang ada di Luwu Timur.
Selain pendataan, juga dilakukan pemasangan plat tanda terdaftar sekaligus peringatan kepada masyarakat agar tidak melakukan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi , karena akan dikenakan sanksi pidana selama 6 tahun dan denda sebesar 600 juta rupiah, berdasarkan Undang-undang nomor 36 Tahun 1999 pasal 38.
Kepala Bidang Kominfo Kabupaten Luwu Timur, Yulius, didampingi Kepala Seksi Telekomunikasi Agus Thobrani, mengungkapkan bahwa Pemutahiran data menara telekomunikasi tersebut meliputi Nama pemilik menara, penyewa, ketinggian menara, catu daya,jenis menara (combat atau greenfield) serta kelengkapan menara termasuk marka penerbangan serta kebersihan areal menara.
“Dari hasil pendataan yang kami lakukan bahwa, PT Telkomsel yang paling banyak memiliki jumlah manara telekomunikasi yang tersebar di seluruh kecamatan se-Luwu Timur , data ini akan kami sinkronkan dengan data yang dimiliki telco operator dan tower provider,” jelas Yulius.
Dia menambahkan, terkait dengan kelengkapan menara, ditemukan pula sejumlah menara yang tidak dilengkapi dengan genset bahkan ada lampu marka penerbangannya yang tidak menyala serta lokasi menara yang kotor, sehingga pihak Kominfo akan melakukan konfirmasi kepada pemilik menara maupun penyewa menara terkait hal tersebut sehingga sesegera mungkin dibenahi.
Sementara itu, dari data Bidang Kominfo, saat ini jumlah menara telekomunikasi yang fungsional di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 90 buah menara. Dari jumlah ini Telkomsel memiliki sebanyak 32 menara, Indosat 16 menara, Daya Mitratel 14 menara, Protelindo 9 menara, PT Vale Indonesia 10 menara, XL 3 menara dan Tower Bersama 6 buah menara.
Dari 90 buah menara telekomunikasi tersebut, jumlah retribusi yang ditargetkan kepada bidang kominfo untuk tahun 2014 ini adalah sebesar 500 juta rupiah.
“Kami di bidang Kominfo optimis target ini akan tercapai karena data menara yang ada pada kami tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, makanya tahun ini kami sinkronkan datanya semua, sehingga tidak ada yang terlewatkan,” pungkas Yulius.




