Pendidikan yang berkualitas tentu akan memberikan multiplier effect terhadap pembangunan dan hal tersebut harus didukung pula oleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas.
Olehnya itu, Selasa (25/03) melalui Dikbudparmudora dilaksanakan Pelatihan Pengawas Tingkat SD, SMP, SMA se – Kabupaten Luwu Timur dan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD sederajat se-Kabupaten Luwu Timur, ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi kepribadian, kompetensi supervisi manajerial dan akademik, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian pengembangan dan kompetensi sosial. Pelatihan bertempat di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, yang rencana akan dilaksanakan 25 hingga 27 Maret 2014.
Berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur A Makkarateng, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Timur Arfah Mustafa, Kadis Dikbudparmudora Kabupaten Luwu Timur Ismail, Narasumber dari LPMP Sulsel Mardin Andi, dan para Kepala Sekolah se – Kab. Luwu Timur.
Disampaikan oleh Ahmar Kabid Pendidikan Dasar Dikbudparmudora Kabupaten Luwu Timur yang juga selaku Ketua Panitia Kegiatan, dalam laporannya bahwa kali ini pelatihan akan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pengawas SMP/SMA sebanyak 5 orang, Pengawas TK/SD sebanyak 14 orang dan Ketua K3S SD/MI sebanyak 11 orang.
“Kualitas pendidikan harus semakin meningkat dan disini peran para pengawas menjadi kunci utamanya, jadi pelatihan ini sangat berguna karena menyangkut peningkatan kompetensi para Pengawas di Luwu Timur,” terang Ahmar.
Sementara itu Wakil Bupati Timur, M Thorig Husler dalam sambutannya menegaskan, bahwa bagi Para Pengawas perlu diingat pada rekruitmen pengawas sekolah telah melalui seleksi yang ketat dan obyektif sehingga bagi yang terpilih diharapkan benar-benar mampu berkontribusi terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Luwu Timur.
“Rubahlah mindset kebanyakan orang yang menilai bahwa pengawas sekolah diperuntukkan bagi para mereka yang akan dipensiunkan, buktikan bahwa dengan Pengawas yang berkualitas mampu memberikan dedikasi terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan di Luwu Timur,” tutur Husler.
Selain itu, Husler juga berharap agar pengawas sekolah harus selalu up to date terhadap regulasi atau kebijakan pusat dan daerah sehingga dapat membantu sekolah dalam penyesuaian atas perubahan-perubahan yang ada.
“Kiranya setelah mengikuti pelatihan, para pengawas diharapkan mampu mengembangkan tugas pokok pengawasan sekolah yang meliputi pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan,” pesan Husler sekaligus menutup sambutannya. (*)




