Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Palopo mulai membuka proses tender pengadaan kendaran dinas (Randis) Wali Kota Palopo yng prosesnya sudah dimulai sejak Jumat (4/4/14) kemarin.
Pengadaan randis Wali Kota Palopo ini merupakan lanjutan dari pengadaan di tahun sebelumnya yang dibatalkan akibat banyaknya reaksi penolakan dari berbagai elemen masyarakat.
Dari data yang dihimpun di website LPSE kota Palopo, proes tender ini diperkirakan akan memakan waktu selama 17 hari, dengan nilai PAGU sebesar Rp1,2 miliar.
Nilai ini tidak berubah dari pengadaan tahun 2013 lalu yang dibatalkan. Padahal, masyarakat menilai pengadaan mobil mewah untuk Wali Kota Palopo belum saatnya dilakukan mengingat masih banyak program pemerintah yang belum dijalankan karena terkendala kekurangan anggaran.
Sorotan tersebut salah satunya datang dari penggiat sosial media, Erwin Sandi yang juga merupakan admin dari Gerakan Rakyat Bongkar (Gerbong) Korupsi Kota Palopo.
Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih sensitif dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan sentuhan pembangunan yang memakan anggaran tidak sedikit.
“Ini jelas akal-akalan, sebab tahun lalu penolakan pengadaan mobil mewah karena anggaraan yang cukup besar untuk pengadaan, selain itu juga melanggar aturan terkait spesifikasi mesin, namun tahun ini justru dianggarkan lagi dengan perubahan spesifikasi, tetapi nilai anggaran tetap,” ungkapnya.




