Persaingan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI kian terasa telang pemilihan yang akan digelar 9 Juli mendatang, tidak terkecuali di Kota Palopo. Masing-masing tim pendukung pasangan Capres dan Cawapres RI mulai menerapkan strategi untuk memenangkan jagoan masing-masing di daerah ini.
Diatas kertas, kekuatan pasangan Capres Nomor Urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memang di atas angin, mengingat koalisi partai politik pendukung pasangan ini pun juga menguasai perolehan mayoritas di Pemilihan Umum Legislatif beberapa waktu lalu, yang memperoleh total suara sebanyak 55,99 persen yang terdiri dari perolehan suara dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP, dan PBB atau setara dengan 12 kursi di DPRD Palopo.
Sementara Capres Nomor Urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diusung oleh PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI hanya memperoleh akumilasi perolehan suara sebanyak 32,44 persen atau setara dengan 10 kursi di DPRD Palopo.
Sekretaris Tim Merah Putih (Pemenangan Prabowo-Hatta), Rauf Mustafa kepada media ini pun sesumbar akan meraih suara mayoritas untuk calon dukungannya di Kota Palopo.
“Target kami pasangan Prabowo-Hatta akan memperoleh kemenangan dengan target suara sebanyak 65 persen,” ujar Rauf.
Menurutnya, pihaknya akan menggerakkan semua mesin partai yang tergabung dalam koalisi merah putih di Kota Palopo. “Selain itu, kami akan merangkul relawan-relawan di setiap kecamatan hingga kelurahan untuk turut serta menyosialisasikan kemenangan bagi Prabowo-Hatta,” ungkapnya.
Sementara itu, KetuaUmum DPC PDI Perjuangan, Alfri Jamil mengatakan pihaknya memang tidak menetapkan target maksimal dalam memenangkan jagoannya, Jokowi-Kalla untuk Pilres mendatang di Palopo.
“Kami hanya menetapkan target minimal untuk raihan suara pasangan Jokowi-Kalla sebesar 50 persen. Namun perlu kami garis bawahi bahwa target ini adalah angka minimal, namun kami tetap akan bekerja maksimal untuk memenangkan pasangan Jokowi-Kalla mengingat keduanya merupakan figure yang cukup popular di Kota Palopo,” ujar Alfri.
Menurut Alfri, tim pemenangan Jokowi-Kalla sudah melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan relawan non struktural. “Semua elemen akan all out untuk memenangkan Jokowi-Kalla, dan secara otomatis seluruh elemen ini akan saling berkoodinasi agar gerakan pemenangan ini bisa semakin maksimal,” tegas Alfri.
—————————————————-
Ini Peta Perolehan Suara Partai Pendukung Capres di Kota Palopo:
Koalisi Parpol Pengusung Prabowo-Hata Rajasa:
P-Gerindra, 3 kursi, dengan suara sah 13,849 (16,04%)
PAN, 2 kursi, dengan suara sah 7,070 (8,19%)
P-Golkar 4 kursi, dengan suara sah 14,105 (16,33%)
PKS, 1 kursi, dengan suara sah 5,264 (6,10%)
PPP, 1 kursi, dengan suara sah 4,993 (5,78%)
PBB, 1 kursi, dengan suara sah 3,063 (3,55%)
Total perolehan kursi koalisi parpol pengusung Prabowo-Hatta Rajasa, sebanyak 12 kursi, dengan suara sah 48,344 (55,99%)
Koalisi Parpol Pengusung Jokowi-Jusuf Kalla:
PDI-P, 3 kursi, dengan suara sah 6,866 (7,95%)
PKB, 3 kursi, dengan suara sah 5,257 (6,09%)
P-Nasdem, 2 kursi, dengan suara sah 6,776 (7,85%)
P-Hanura, 2 kursi, dengan suara sah 6,829 (7,91%)
PKPI, – kursi, dengan suara sah 2,279 (2,64%)
Total perolehan kursi parpol pengusung Jokowi-Jusuf Kalla, sebanyak 10 kursi, dengan suara sah 28,007 (32,44%)




