Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Krisis Air Bersih, Warga Perumnas Terpaksa Gunakan Air Kemasan
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Krisis Air Bersih, Warga Perumnas Terpaksa Gunakan Air Kemasan
Metro

Krisis Air Bersih, Warga Perumnas Terpaksa Gunakan Air Kemasan

Redaksi
Redaksi 8 Oktober 2014
Share
SHARE

Sebagian warga di Kompleks Perumnas Balandai, Kota Palopo terpaksa menggunakan air kemasan atau air gallon isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka akan air bersih.

Kondisi ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir, sejak pihak PDAM Kota Palopo tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga sebagai dampak dari musim kemarau. Kondisi iniperparah dengan macetnya pompa saluran air PDAM menuju ke kompleks Perumnas Balandai.

Salah seorang warga Perumnas Balandai, Nurhana mengungkapkan dirinya sudah sejak dua bulan terakhir ini menggunakan air kemasan atau air galon isi ulang untuk kebutuhan mereka akan barsih seperti memasak, mencuci, dan bahkan untuk mandi.

“Kami harus menghemat air, seperti mencuci piring itu harus kumpul hingga ada persediaan air bersih baru dicuci,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Bupati Lutim Turun Langsung, Warga Tinggal di Gubuk Sampah di Malili Direlokasi

Menurutnya, pihak PDAM Palopo sebenarnya menyalurkan air bersih secara berkala kepada warga dengan menggunakan mobil tanki. Sayangnya, jadwal penyaluran yang tidak menentu membuat warga tidak punya pilihan lain selain membeli air bersih.

“Kalau pun ada distribusi air bersih dari PDAM Palopo, paling banyak hanya dapat jatah 20 liter saja per rumah tangga. Itu pun distribusi air bersih tidak tetap jadwalnya sehingga kami tidak bisa berharap banyak,” ungkap Nurhana.

Dia merincikan, warga setempat sebenarnya sudah menyiasati agar tetap bisa memperoleh air bersih dari pipa PDAM dengan melakukan penyedotan mesin pompa di masing-masing rumah. Sayangnya upaya itu tidak banyak membuahkan hasil karena debit air yang disediakan PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan warga. Apalagi total jumlah pelanggan di Kompleks Perumahan Balandai mencapai 900 kepala keluarga.

“Dalam sehari saya membeli sekitar lima galon air bersih, jumlah itu belum termasuk kebutuhan untuk mandi dan mencuci,” kata Nurhana.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan

CEO PT Vale Tinjau Proyek HPAL Sambalagi, Pastikan Pembangunan Sesuai Target

Prospek Bisnis PT Vale 2026 Kian Cerah, Ditopang Proyek Strategis dan Efisiensi

Dukung Layanan Kesehatan, PT Vale Bantu Ambulans untuk PMI Kolaka

Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Alih Fungsi Bangunan Rujab Bupati Tidak Diketahui DPRD Lutra
Next Article Konflik Berkepanjangan Meluas di Lutra, Pemerintah Dinilai Gagal
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?