Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma telah menyatakan kesiapan dirinya untuk memenangkan pasangan Nur Husain dan Esra Lamban di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang.
Dukungan tersebut terlihat disaat Bupati dua periode ini juga terlihat hadir pada saat pendaftaran paket Nur Husain dan Esra Lamban di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (28/7/15) lalu.
Usai pendaftaran dilakukan, Andi Hatta Marakarma yang juga Ketua Partai Golkar Luwu Timur melakukan pertemuan dengan Nur Husain, Esra Lamban dan Andi Asrul Mappisabbi.
Selain itu, tim pemenangan Nur Husain dan Esra Lamban bersama tokoh masyarakat dan Pemuda juga turut hadir di kediamannya ( Rumah Kuning ) dijalan Harapan, Kelurahan Malili malam itu.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Hatta meminta kepada seluruh keluarga, kerabat, sahabat, dan masyarakat Luwu Timur agar memperjuangkan dan memilih pasangan Nur Husain dan Esra Lamban pada Pilkada 2015 tahun ini.
Selain itu, kata Hatta, seluruh tim teknis pemenangan Andi Hatta pada dua periode yang lalu akan kembali bekerja untuk Nur Husain dan Esra Lamban.
Dirinya pun berjanji akan turun langsung melakukan sosialisasi untuk pasangan Nur Husain dan Esra Lamban pasca periode kepemimpinannya telah habis pada bulan Agustus tahun ini.
“Saya mengharapkan agar seluruh keluarga, sahabat, kerabat dan masyarakat di Luwu Timur untuk bersatu, mendukung dan memilih pasangan Nur Husain dan Esra Lamban,” ungkap Hatta dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Calon Bupati Luwu Timur periode 2015 – 2020, Nur Husain mengaku tidak menyangkan kalau Andi Hatta Marakarma telah menyatakan dukungan kedirinya.
Dengan adanya dukungan tersebut, kata Nur, merupakan kehormatan besar terhadap dirinya secara pribadi, keluarga, kerabat, sahabat dan tim pemenangan Nur Husain dan Esra Lamban.
Nur Husain juga mengaku akan melanjutkan pembangunan yang saat ini sudah dibangun selama 12 tahun pada masa kepemimpinan Andi Hatta Marakarma.
“Kerja keras Andi Hatta dalam membangun daerah ini selama 12 tahun sangat nyata dan dirasakan oleh masyarakat mulai dari pelosok desa, sehingga pemimpin baru kedepan, perlu menghargai dan meneruskan pembangunan yang sudah ada,” ungkap Nur Husain.




