Mantan Ketua DPC Luwu Utara, Arsyad Kasmar mengaku tidak rela jika Kabupaten Luwu Utara yang di cintainya di pimpin oleh sosok pemimpin yang penuh ambisi.
“Kehadiran saya di kampung halaman karena ingin berjuang bersama memenangkan pasangan Manassa, saya tak ikhlas Luwu Utara ini dipimpin sosok yang dikuasai ambisinya,” ungkap Arsyad menyebut Manassa, yang merupakan tagline pasangan Calon Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi-Andi Rahim.
Menurutnya, dirinya dan Arifin memiliki kemiripan, yakni sama-sama merupakan korban ambisi dari orang yang sama setelah sekian lama memelihara api dalam sekam.
“Kakanda saya Arifin Junaidi juga korban ambisi, selama ini dirinya memelihara api dalam sekam. Untungnya beliau ini orang sabar. Orang sabar itu di sayang Tuhan. Karenanya saya meminta kepada adindaku Andi Rahim kelak jika menjabat wakil bupati jangan berlaku seperti wakil sebelumnya,” ujar Arsyad.
“Sama halnya dengan saya, sudah dua kali ikut bertarung namun harus kecewa karena kalah dalam pertarungan. Namun pilkada kali ini yang paling menyakitkan karena harus kecewa sebelum ikut bertarung. Sakitnya tuh di sini,” ujar Arsyad.
Dia pun mengimbau kepada seluruh Sahabat Arsyad Kasmar yang masih berada di pasangan lain, agar putar haluan untuk mendukung Manassa di Pilkada Luwu Utara nanti.
Singgungan yang dilontarkan mantan Ketua DPC Partai Gerindra Luwu Utara itu itu, merupakan sorotan terhadap Indah Putri Indriani, yang saat ini menjadi rival Arifin. Pasalnya, Arsyad gagal untuk maju menjadi Calon Bupati Luwu Utara lantaran tidak mendapatkan tiket dari partai yang dipimpinnya, Partai Gerindra yang justru mengusung Indah.
Dia pun menyebut jika dirinya seperti ditikam dari belakang. “Sungguh Sakitnya teramat dalam,” ujar Arsyad.
Indah yang sebelumnya merupakan tandem Arifin di Pilkada Luwu Utara lima tahun silam. Namun semenjak duduk di kursi kekuasaan, baik Arifim maupun Indah tampak tidak memiliki hubungan yang harmonis.
Akibatnya, di Pilkada kali ini Indah harus head to head dengan Arifin untuk memperebutkan kursi panas Bupati Luwu Utara periode 2016-2021.




