Kekaguman Tim penilai Lomba Desa Siaga Aktif dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang diketuai oleh Hastati Made Amin tersebut diungkapkan dihadapan ratusan warga dan Perangkat Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Luwu timur saat dirinya memberikan sambutan, Kamis (06/10/16).
“Barukali ini saya disambut semeriah ini dan diarak keliling desa,” kata Hastati yang disambut tepuk tangan warga desa yang hadir. Dirinya juga sangat terkesan dengan keasrian Desa Lioka serta kesadaran warganya untuk ikut terlibat aktif dalam program Desa Siaga Aktif tersebut.
Hastati menjelaskan bahwa poin utama pada penilaian itu adalah keterlibatan dan pemberdayaan warga dalam program-program desa siaga. Sebab jika hanya sekedar program bisa saja direkayasa. “Tapi jika melihat keterlibatan warga desa tadi, saya yakin ini tidak mungkin direkayasa,” tegasnya.
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam yang mendamping tim penilai sangat yakin jika desa lioka akan mendapatkan juara pada penilaian lomba Desa Siaga tingkat Provinsi kali ini. “Saya yakin Desa Lioka akan bisa mewakili Provinsi Sulawesi selatan pada lomba Desa Siaga Tingkat Nasional,” kata Irwan.
Keyakinan Irwan tersebut setelah dirinya melihat sendiri keberhasilan sejumlah program Desa Siaga yang telah diterapkan di desa itu diantaranya Program Kampung KADARZI atau Kampung Keluarga Sadar Gizi, program tersebut adalah wujud ketelibatan warga dalam membangun ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga dengan menanam sendiri tanaman sayur mayur yang memanfaatkan pekarangan. Selain itu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang dicanangkan dalam program PHBS juga tercermin dari kondisi desa yang asri dan bersih.
Warga Desa Lioka juga terlatih dalam menghadapi kondisi kegawat daruratan, hal tersebut terlihat dari simulasi yang digelar warga desa bersama tim pemadam kebaran dan para medis yang melakukan evakuasi korban kecelakaan mobil yang digambarkan terjadi didesa mereka.
Melalui simulasi tersebut warga didorong untuk ikut aktif melakukan pertolongan dan tindakan darurat jika sewaktu-waktu terjadi bencana atau peristiwa gawat darurat.
Desa lioka yang mewakili Kabupaten Luwu Timur pada lomba Desa Siaga Aktif tingkat Provinsi Sulawesi Selatan adalah desa ke enam yang dikunjungi tim penilai.




