Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur terlihat turun menyerap aspirasi masyarakat di kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur, Kamis (1/12) kemarin.
Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ini, legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Sarkawi A Hamid mengatakan, masyarakat di kecamatan Wotu patut bersyukur. Soalnya, Wotu rangking 3 alokasi APBD terbesar setelah Malili dan Towuti.
“Setelah Malili dan Towuti, Wotu rangking ke 3 APBD terbesar sehingga patut disyukuri,” ungkap Sarkawi saat melakukan Kunker dan monitoring Ranperda APBD Pokok Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2017 mendatang.
Selain Sarkawi, hadir pula ketua komisi I, Badawi Alwi, Anggota DPRD lainnya, Juddin Sira, KH Abdul Azis Rajmal, dan Irmanto Hafid. Dari SKPD terkait, Pemerintah Desa, Dusun, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat, dan pihak RSUD I La Galigo.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah mengalokasikan kegiatan fisik di Kecamatan Wotu berdasarkan Ranperda APBD Pokok Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp84.919.132.161 dan tersebar di 88 kegiatan fisik.
Namun dari total anggaran 84 milyar itu, alokasi untuk RSUD I La Galigo mendapatkan 52 milyar yang terletak di Kecamatan Wotu. Untuk Kecamatan Wotu sendiri sebesar Rp32 milyar.
“Kita patut bersyukur atas adanya RSUD I La Galigo di Wotu karena telah berdampak ekonomi bagi masyarakat disekitarnya,” ungkap mantan ketua DPRD Luwu Timur periode 2010 – 2015 lalu.




