Harga sejumlah barang di Indomaret, Belopa, kabupaten Luwu kembali dikeluhkan konsumen. Harga yang dipajang pada etalase, tidak sesuai dengan nominal yang dibayar pada kasir.
Abib, salah seorang warga Belopa, mengatakan, dia baru saja membeli sabun mandi cair di Indomaret, di etalase, terpajang harga Rp 9.900, namun ketika membayar dikasir, nominal yang harus dibayar Rp 10.200.
“Setelah membayar, saya cek lagi ke etalase, ternyata berbeda, ada selisih harga Rp 300,” kata Abib, Selasa 31 Januari.
Dia menyesalkan tindakan pengelola indomaret yang menipu konsumen, harusnya kata Abib, kasus seperti ini tidak perlu terjadi lagi, sebab Indomaret dan Alfamart, sudah pernah disegel Pemkab Luwu, karena kasus serupa.
“Mestinya minimarket nakal seperti ini, ditindak tegas, biar mereka jerah,” ujarnya.
Menurutnya, selisih harga yang ada, tidak begitu dipermasalahkan, yang disayangkan, indomaret jelas-jelas sudah melakukan pembohongan pada konsumen, bisa saja dipidana.
“Saya pertimbangkan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum,” tuturnya.
Supervisor Indomaret Belopa, Hamsah, meminta maaf atas ketidaknyamanan konsumen, bisa jadi, ada kelalaian yang dilakukan karyawan yang bertugas.
“Sekali lagi kami memohon maaf,” kata Hamzah melalui sambungan telepon.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu, melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BP3M), menyegel indomaret dan Alfamart, di Belopa.
Penyegelan dilakukan menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait harga sejumlah barang di dua minimarket tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Luwu, Andi Iskandar, saat itu, mewanti-wanti agar dua minimarket tersebut, menaati aturan yang berlaku di Kabupaten Luwu, serta tidak menipu konsumen.




