Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Delapan Warga Lutim Positif DBD
Luwu Timur

Delapan Warga Lutim Positif DBD

Redaksi
Redaksi Published 27 Februari 2017
Share
2 Min Read
SHARE

Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah turun melakukan Fogging dikecamatan Burau dan Malili, Senin (27/2/17). Fogging tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran kasus Deman Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Luwu Timur, jumlah penderita penyakit DBD yang dinyatakan positif yakni delapan kasus. Angka tersebut terhitung sejak Januari hingga Februari 2017 ini. Untuk tahun 2016 lalu, 610 orang juga positif DBD.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wardan yang ditemui disela – sela kegiatan Fogging membenarkan data tersebut. Menurutnya, jumlah kasus DBD untuk tahun ini berkurang dibandingkan dari tahun 2016 lalu.

Ia merincikan, pada tahun 2016, jumlah penderita DBD sebanyak 610 kasus. Dari jumlah tersebut, 200 kasus diantaranya dibulan Januari hingga Februari. Sementara pada bulan yang sama (Januari hingga Februari) tahun 2017 ini hanya delapan kasus saja.

“Kita sudah turun melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyebarluasan nyamuk DBD dengan melibatkan Pemerintah Desa, Kecamatan dan Puskesmas dengan gerakan satu rumah satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik),” ungkapnya.

Pihaknya, kata Wardan, hanya mengakomudir Fogging ke delapan kecamatan saja dari 11 kecamatan yang ada di daerah Bumi Batara Guru. Untuk tiga kecamatan lainnya yakni, Nuha, Wasuponda dan Towuti masuk dalam wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia, Tbk.

“Kita hanya melayani 37 desa untuk delapan kecamatan termasuk Malili, kecuali kecamatan Nuha, Wasuponda dan Towuti karena masuk dalam wilayah pemberdayaan PT Vale. Ketiga kecamatan tersebut adalah tanggung jawab PT Vale,” ungkap Wardan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dilepas Ketua TP PKK Lutim, Gerak Jalan Indah Meriahkan HUT RI ke 78 di Kota Malili

Bupati Budiman Letakkan Batu Pertama Pembangunan RTH dan Skatepark

Bupati Resmikan Perpustakaan Karya Ilmu Desa Sumber Makmur

Pemkab Lutim Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy Tahun 2024

Diklat Peningkatan Kompetensi Camat dan Lurah se Luwu Timur ditutup, Dua Peserta Terbaik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Wabup Lutim Sidak Mini Market
Next Article Bendahara SKPD Dilarang Keluar Kantor

You Might Also Like

Luwu Timur

Andi Jo Karim Mappatunru Lolos Grand Final Lomba Bertutur

16 Juli 2021
DPRD Makassar

Umiyati Dorong Pemerintah Kota Makassar Evaluasi Kinerja Perusda

21 Maret 2025
Luwu Timur

Rakor Bersama Forkopimcam Wasuponda, Jayadi Nas Tekankan Tiga Prioritas Penting

22 Oktober 2024
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Buka Lokhasaba ke IV PHDI Luwu Timur

11 November 2018
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?