Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan berencana akan membangun bandara udara dikabupaten Luwu Timur. Rencana tersebut mendapat dukungan dari sejumlah legislator termasuk, Rully Heriyawan.
Menurutnya legislator partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Luwu Timur, wilayah yang tepat dan dinilai sangat strategis untuk dibangunkan bandara udara ada diwilayah desa Bahari, kecamatan Wotu.
Desa Bahari, kata Rully, merupakan titik tengah antara kecamatan Burau, Mangkutana raya, Malili dan Angkona. Apa lagi, jika hasil kajian tim menurut informasi merekomendasikan kalau Bahari dapat dibangunkan runway dari segala arah.
“Itu artinya kalau desa Bahari sangat potensi untuk dibangunkan Bandara Udara dari segi landasan pacu termasuk tanahnya. Pihak terkait pun nanti akan leluasa mengatur pembangunannya,” ungkapnya.
Rully menambahkan, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler disarankan agar memperhatikan wilayah desa Bahari sebagai lokasi pembangunan bandara udara. “Tim juga harus transparan kepada masyarakat maupun ke Bupati agar nanti asas manfaatnya ada. Ini uang rakyat yang digunakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Bahari, Baso Pangerang telah menemui Bupati. Dalam pertemuan itu, Kades didampingi tokoh masyarakat menyerahkan surat pernyataan dukungan masyarakat untuk dibangunkan bandara udara didesa Bahari.
Selain itu, seluruh Kepala Desa se kecamatan Wotu dan Pemerintah Kecamatan Wotu juga memberikan dukungannya dengan membubuhi tanda tangan pertanda disetujuinya pembangunan bandara udara di desa Bahari.




