Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bertetangga Rujab Bupati Luwu, Kondisi 5 KK Ini Memprihatinkan
Metro

Bertetangga Rujab Bupati Luwu, Kondisi 5 KK Ini Memprihatinkan

Redaksi
Redaksi Published 26 Januari 2018
Share
3 Min Read
SHARE

Lima Kepala Keluarga di Luwu, Sulawesi Selatan, luput dari perhatian pemerintah kabupaten Luwu. Padahal rumah mereka bersebelahan dengan rumah jabatan bupati Luwu.

Aris, salah seorang warga, mengaku sudah setahun tinggal menetap di lingkungan Senga, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa. Rumahnya bertetangga langsung dengan rumah jabatan Bupati Luwu, hanya dipisahkan pagar rumah jabatan.

Aris mengatakan, karena menderita sakit gula, dia tidak lagi bisa bekerja seperti biasanya, terpaksa istrinyalah yang bekerja sebagai buruh panen, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, itupun jika sedang musim panen.

“Kalau tidak ada beras, kami makan pisang rebus, tapi kalau ada sedikit uang, kami beli sagu untuk dijadikan kapurung,” cerita Aris, Jumat 26/01/2018.

Rumahnya hanya berlantai tanah, agar kaki tidak kotor saat berjalan, Aris melapisinya dengan terpal bekas. Sementara dinding rumah, terbuat dari tripleks bekas, sisa pemakaian stand waktu perhelatan Luwu Expo dua tahun lalu. Kondisi ini juga serupa dengan empat rumah lainnya di lokasi tersebut.

Meski rumahnya berdampingan dengan rumah dinas bupati, Aris tidak banyak berharap dapat bantuan atau belas kasihan dari bupati. Dia hanya berharap, penyakit gula yang dideritanya, bisa segera sembuh agar bisa beraktifitas kembali untuk menafkahi keluarganya.

Dia menambahkan, selama ini hanya sekali menampatkan jatah beras miskin dari pemerintah, setelah itu tidak pernah lagi.

Adapun Nursidah, anak mantu Aris, juga hidup serba kekurangan. Suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan, tidak dapat berbuat banyak untuk menghidupi keluarganya. Sama dengan Aris, Nursidah juga kadang menjadikan pisang sebagai pengganti nasi. Pisang diperoleh dari kebun di sebelah rumahnya.

“Aroma masakan dari rumah dinas bupati, sering membuat kami semakin lapar, tapi kami hanya bisa ikut menikmati aromanya saja,” tutur Nursidah.

Nursidah berharap, bisa mendapatkan pekerjaan sambilan, agar dapat membantu suaminya menghidupi keluarganya.

Ismail, Lurah Senga, membantah jika lima kepala keluarga tersebut, luput dari perhatian pemerintah. Kelimanya sudah masuk dalam daftar bedah rumah yang diusulkan ke Dinas Tata Ruang dan Pemukiman.

“Sisa menunggu realisasi dari Dinas, jadi tidak benar kalau dibilang kami tidak peduli pada warga kami,” kata Ismail.

Dia lalu bergegas membeli satu karung beras, lalu dibagikan pada warga tersebut.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Luwu Timur Luncurkan PTO Dukungan SDGs Desa Tahun 2023

Mahasiswa-Polisi Mulai Hadap-Hadapan

Disdukcapil Layani Perekaman KTP-el Langsung Ke Rumah Warga

PT Taspen Gelar Pasar Murah Serentak Di Indonesia

Jelang New Normal, Bupati Kembali Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemda dan BPOM Teliti Jajanan Sekolah
Next Article Teror Bus Malam Kerap Terjadi di Luwu, Pelaku Belum Terungkap

You Might Also Like

Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Apresiasi Bimtek Sipades Bagi Pengelola Aset Desa

13 Agustus 2023
Foto

Kajari Irup pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

18 Juni 2014
Hukum

Lagi, Panwaslu Terima Laporan Pemalsuan Tanda Tangan

25 Mei 2013
Luwu Timur

Kadis Perikanan Lutim Buka Diseminasi Budidaya Polikultur Rumput Laut Gracillaria, Ikan Bandeng dan Udang

9 November 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?