Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » 10 OPD di Luwu, Jadi Sampel Penilaian SPIP
Luwu

10 OPD di Luwu, Jadi Sampel Penilaian SPIP

Redaksi
Redaksi Published 18 Maret 2020
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU -Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Arman Sahri Harahap dihadapan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, Kepala Inspektorat, Sakri dan seluruh kepala OPD telah mengumumkan tingkat Maturasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kabupaten Luwu dalam sebuah acara Silaturrahim di rumah jabatan Bupati, Kelurahan Pammanu Kecamatan Belopa Utara, Rabu (18/3/2020)

Tingkat kematangan implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) atau disebut tingkat maturasi SPIP terdiri dari skala 0-5. SPIP ini merupakan salah satu target indikator kinerja bidang aparatur negara Tahun 2019 pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Berdasarkan penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang dimulai sejak tahun 2017 hingga tahun 2019, Kabupaten Luwu sekarang telah berada pada level ketiga dari skala 0-5. Hal ini merupakan sebuah peningkatan karena sebelum penilaian kabupaten Luwu masih berada pada level kedua”, kata Arman Sahri Harahap

Baca Juga

Update Covid19 Hari Ini, Total 820 Sembuh Dan 10 Kasus Baru

Pengukuran tingkat maturasi berupa penyelenggaraan SPIP ini bukan sekedar pencapaian target kinerja, tetapi lebih pada mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Pedoman ini memberikan panduan untuk memperbaiki penyelenggaraan SPIP, memuat langka-langkah minimal yang harus dilakukan.

“Tingkat maturasi penyelenggaraan SPIP didefinisikan sebagai kerangka kerja yang memuat karakteristik dasar serta menunjukkan tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP secara terstruktur dan berkelanjutan. Tingkat maturasi ini dapat digunakan paling tidak sebagai instrumen evaluatif penyelenggaraan SPIP dan panduan generik untuk meningkatkan maturasi sistem pengendalian intern. Saat ini sinergitas pemerintah Kabupaten Luwu dengan BPKB telah berjalan dengan baik sehingga ini perlu dipertahankan. Demi mencapai pemerintahan yang baik dan bersih kami selalu siap mendampingi pemerintah Kabupaten Luwu”, jelas Arman Sahri Harahap

Menyikapi peringkat Maturasi SPIP tersebut, Bupati Luwu mengatakan bahwa penerapan SPIP di kabupaten Luwu bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efesien dalam penyelenggaraan pemerintahan, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan asset Negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan

“Peningkatan level maturasi SPIP ini telah kami upayakan secara maksimal. Upaya tersebut searah dengan budaya yang telah saya canangkan sejak awal, penerapan budaya 3T penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Luwu. 3T itu adalah Tertib Personil, Tertib Administrasi dan Tertib Lingkungan. Untuk mencapai level ketiga saat ini, tentunya memerlukan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak sehingga pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapan terima kasih terutama kepada Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Selatan dan jajarannya atas bimbingan serta arahannya”, ucap H Basmin Mattayang

Berdasarkan laporan Kepala Inspektorat, ada 10 OPD lingkup pemerintah Kabupaten Luwu yang menjadi sampel penilaian tingkat maturasi SPIP. 10 OPD tersebut adalah Sekretariat Daerah, Inspektorat Daerah, Bappelitbangda, BPKAD, Dinas PUPR, Dikbud, BKPSDM, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kesehatan serta Dinas Kominfo.

Laporan: Marwan Simalla, Luwu

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Wabup Luwu Ikut Evakuasi Warga yang Terjebak Banjir

Walbar Jadi Jalur Alternatif ke Torut, Dhevy Bijak Berharap Perhatian Pemprov

Bersama Warga, Wabup Luwu Mendorong Mobil yang Terjebak di Jalur Alternatif ke Toraja

Didaulat Jadi Ketua Dewan Penasehat AMEL Luwu, Ini Harapan Syukur Bijak

Keliling Bersepeda, Bupati Luwu Serap Aspirasi Warga

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Dukcapil Lutim Gunakan Masker Layani Warga
Next Article 32 Pejabat Eselon II Luwu Dilantik

Rekomendasi Berita lainnya

Luwu

Banjir di Walmas, Ratusan Hektar Sawah Siap Panen, Terendam

18 Juni 2020
Luwu

Waspada, Sungai Suli Meluap Lagi

18 Juni 2020
Luwu

Donor Darah PMI di Luwu Ramai Peserta, Cakka: Terima Kasih Pak Bupati

17 Juni 2020
Luwu

Terima Bantuan dari Kalla Group, Bupati Luwu: Terima Kasih

16 Juni 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?