Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Harga Cengkeh Diprediksi Anjlok Dimasa Panen
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Harga Cengkeh Diprediksi Anjlok Dimasa Panen
EkonomiLuwuNews

Harga Cengkeh Diprediksi Anjlok Dimasa Panen

Redaksi
Redaksi 4 Juni 2020
Share
SHARE

LUWU – Harga jual cengkeh kering, diperkirakan anjlok dimasa panen, tahun ini. Kisarannya antara Rp 60 ribu sampai nilai terendah, Rp 50 ribu perkilogram.

Puncak musim panen tahun ini, di bulan September. Selain dihadapkan pada harga jual yang kemungkinan anjlok, petani cengkeh juga akan kesulitan mencari tenaga buruh petik. “Karena upah petik tidak sebanding dengan harga jual cengkeh,” kata Mulyadi, pedagang cengkeh yang juga anggota DPRD Luwu, Kamis 04 Juni 2020.

Berdasarkan pengalamannya menjadi pedagang cengkeh, selama puluhan tahun, Mulyadi menyarankan petani untuk melihat kondisi pasar.”Solusinya ya ditampung, tapi kalau kebutuhan mendesak, silakan dijual walaupun harganya murah,” ujarnya.

Salah satu penyebab anjloknya harga cengkeh adalah over produksi, sementara permintaan pabrik, menurun.

BACA JUGA:

CEO PT Vale Tinjau Proyek HPAL Sambalagi, Pastikan Pembangunan Sesuai Target

“Selama ini, memang Pemerintah belum pernah melakukan intervensi pasar, sementara produksi cengkeh di Luwu sekali musim panen, kisaran 2.000 ton,” ujarnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Lutim Turun Langsung, Warga Tinggal di Gubuk Sampah di Malili Direlokasi

Prospek Bisnis PT Vale 2026 Kian Cerah, Ditopang Proyek Strategis dan Efisiensi

Dukung Layanan Kesehatan, PT Vale Bantu Ambulans untuk PMI Kolaka

Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article PKM Se Lutim Sudah Rapid Tes Massal Gratis 437 Orang, 37 Reaktif
Next Article Bertambah 11, Total Pasien Covid19 Sembuh Di Lutim Sudah 84 Orang
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?