Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Ketua TP PKK Lutim Sebut Keluarga Sebagai Pelopor Perubahan
Sabtu,25 September 2021 | 21:50 WITA |

LUWU TIMUR – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Hj. Sufriaty Budiman mengatakan bahwa keluarga berperan penting sebagai pelopor perubahan.

Hal tersebut disampaikan saat Sufriaty menjadi narasumber pada hari kedua kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan yang berlangsung di Lapangan Futsal Anugerah Indonesia, Kamis (23/09/2021) lalu.

Selain Ketua TP PKK, Sosialisasi ini juga menghadirkan Kepala Loka POM Palopo, Mardianto, S.Farm, Apt. sebagai Narasumber dan peserta dari Asosiasi Mutiara Timur, UKM Binaan Dinas Koperindag, UKM Binaan Dinas Perikanan, UKM Binaan Perindustrian, dan Asosiasi Kelompok Penjual makanan dan minuman Lutim.

Sufriaty menjelaskan, gerakan TP PKK adalah gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari oleh dan untuk masyarakat.

“Jadi memang diharapkan gerakan PKK ini tumbuh dari kita sendiri untuk masyarakat, bukan dari kita sendiri untuk kita sendiri, sehingga PKK mempunyai visi terwujudnya keluarga sehat, cerdas, berdaya, beriman, bertakwa menuju Indonesia maju di tahun 2024,” jelasnya saat menyampaikan materi.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kehadiran TP PKK diharapkan juga menjadi corong Pemerintah, artinya dapat menyampaikan informasi-informasi terkait dengan aturan-aturan Pemerintah dan kebijakan-kebijakan yang ada di Pemerintahan.

“Gerakan PKK menempatkan keluarga sebagai pelopor perubahan, dikarenakan PKK sebenarnya mengharapkan untuk selalu mengedukasi masyarakat apalagi di masa pandemi ini untuk bagaimana bisa mempertahankan atau bagaimna menjaga ketahanan ekonominya,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta dari Desa Puncak Indah, Muhammad Asri mengucapkan terima kasih kepada Dinkes, terkhusus TP PKK Kabupaten Luwu Timur atas apresiasinya terhadap KIE Keamanan Pangan. (ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...