Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: BPKP Sulsel Jadi Narasumber Pada Bimtek Aparat Pengawas Inspektorat Luwu Timur
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » BPKP Sulsel Jadi Narasumber Pada Bimtek Aparat Pengawas Inspektorat Luwu Timur
Luwu Timur

BPKP Sulsel Jadi Narasumber Pada Bimtek Aparat Pengawas Inspektorat Luwu Timur

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya 22 November 2021
Share
SHARE

LUWU TIMUR – Inspektorat Kabupaten Luwu Timur melakukan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan dan bimbingan teknis Perencanaan Pengawasan Berbasis Resiko (PPBR), Audit Kinerja, Evaluasi Analisa Standar Belanja (ASB) dan Standar Satuan Harga (SSH) untuk aparat internalnya.

Kegiatan ini menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang resmi di buka Bupati Luwu Timur, H. Budiman di dampingi Inspektur, Salam Latief, yang berlangsung di Hotel Swiss Belin Panakkukang Makassar, Senin (22/11/2021).

Kepala BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Arman Sahri R. Harahap mengatakan, kegiatan sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dari aparatur pengawasan. Menurutnya, jika berbicara kapabilitas, maka tidak berbicara hanya lembaganya saja, tapi juga sumber daya baik itu manusianya, sarana dan prasarananya, anggaran dan metode kerjanya.

Lanjutnya, jika telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan yakni harus berada dilevel tiga, maka dalam implementasi pelaksanaan tugas-tugas pengawasan yang dilakukan harus mencerminkan kondisi di level tiga tersebut.

BACA JUGA:

Perkenalkan Logo City Branding “Lutim Juara”, Simbol Baru Identitas Luwu Timur

“Untuk bisa memastikan bahwa pengawasan terus  berjalan efektif, maka akan dilakukan penilaian dalam aspek-aspek ataupun indikator yang digunakan. Apalagi tantangan yang ada kedepan ini tidak statis dan selalu berubah sehingga perlu terus dilakukan peningkatan kapabilitas secara berkelanjutan,” tandasnya.

“Aparat pengawasan bukan hanya sekedar menuliskan temuan dalam laporan kalau ada masalah, tapi memastikan bahwa masalah tersebut ada solusinya,” ungkapnya.

Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat membuka sosialisasi dan Bimtek tersebut mengatakan, berbicara tentang Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat Kabupaten Luwu Timur saat ini diisi oleh SDM Fungsional Auditor sebanyak 23 orang dan Fungsional Pengawas Pemerintah sebanyak 8 orang.

“Apabila dibandingkan dengan jumlah obyek pengawasan yang terdiri atas OPD sebanyak 41 Unit Kerja, Desa sebanyak 124 serta Sekolah Dasar (SD) sebanyak 164 dan SLTP sebanyak 45, maka jumlah SDM sangat minim, sehingga dibutuhkan metode pengawasan yang cerdas, cermat serta efisien yang biasa disebut dengan “Perencanaan Pengawasan Berbasis Risiko (PPBR) yang In Syaa Allah hari ini sampai dengan 2 hari kedepan dapat dimatangkan melalui Bimtek PPBR dan Bimtek Audit Kinerja,” jelasnya.

Lanjut Budiman, masih banyak agenda lain yang sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur untuk dilakukan pendampingan terkait Tata Kelola Pemerintahan antara lain, Perencanaan & Penganggaran APBD, Pengadan Barang & Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa Sehingga kehadiran BPKP Perwakilan pada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selalu dinantikan.

Terakhir, Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga memberikan apresiasi atas kinerja BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini secara konsisten melakukan jasa penjaminan mutu (assurance) dan consulting pada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

“Raihan Opini WTP berturut-turut dalam 10 tahun terakhir atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, serta perolehan level 3 atas Maturitas SPIP serta level 3 Kapabilitas APIP pada Inspektorat Kabupaten Luwu Timur merupakan bukti kongkrit atas Kerjasama yang baik antara BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

CEO PT Vale Tinjau Proyek HPAL Sambalagi, Pastikan Pembangunan Sesuai Target

Bupati Lutim Turun Langsung, Warga Tinggal di Gubuk Sampah di Malili Direlokasi

Prospek Bisnis PT Vale 2026 Kian Cerah, Ditopang Proyek Strategis dan Efisiensi

Dukung Layanan Kesehatan, PT Vale Bantu Ambulans untuk PMI Kolaka

Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Gandeng LPPM Unhas, Pemda dan DPRD Luwu Timur Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah
Next Article Optimalkan Program PAMSIMAS, KPSPAMS dibekali Pelatihan Pengelolaan Kelembagaan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?