LUWU TIMUR – Setiap CPNS wajib menjalani masa Pelatihan Dasar berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar CPNS.
Dengan bekal pendidikan formal yang telah ditempuh oleh para calon peserta saat ini, maka diharapkan dengan pelatihan dasar CPNS ini mampu menjadi wadah untuk meningkatkan, meng-kolaborasikan dan membangun karakter seorang abdi pemerintah dan masyarakat yang berkompeten dan mampu melihat dan menjawab tantangan zaman.
Demikian kata Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika saat membacakan sambutan Bupati Luwu Timur pada acara Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Formasi Umum Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (02/08/2022).
Kebutuhan kompetensi ASN di masa mendatang akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Pada soft skill, ASN dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam hal berpikir kritis, kreatif, keterampilan koordinasi, kecerdasan emosional, dan sebagainya.

“Sementara pada hard skill, penguasaan bidang ilmu spesifik dan penguasaan kemampuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan hal yang harus dipelajari dan dikuasai oleh seorang ASN. Olehnya itu, sangat penting bagi setiap ASN untuk terus berusaha meningkatkan kompetensi dan kualitasnya,” beber Endis.
Maka pada kesempatan yang baik ini, mantan Kadis Transnakerin Lutim ini menghimbau kepada seluruh peserta pelatihan dasar CPNS agar mampu menerapkan setiap pembelajaran yang diperoleh selama masa pelatihan, sehingga kehadiran adik-adik sekalian dapat menjadi agent of change dalam membangun Luwu Timur yang berkelanjutan dan lebih maju.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajarannya dan para Widyaiswara dalam pelaksanaan Pelatihan Dasar CPNS ini. Harapan kami, pelatihan Dasar CPNS ini dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM Aparatur Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,” tutup Aini Endis Anrika.
Penutupan Latsar tersebut ditandai dengan pelepasan Kartu Tanda Peserta oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika bersama Kepala BPSDM Sulsel, H. Asri Sahrun Said, disaksikan Asisten Administrasi Umum, Nursih Haerani, Kepala BKPSDM Lutim, Rosmiaty Alwi, dan beberapa perwakilan OPD.




