LUWU TIMUR – Dalam rangka menentukan arah dan kebijakan umum kelitbangan, memberikan pertimbangan pemanfaatan kelitbangan, dan memberikan dukungan pelaksanaan kelitbangan, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kabupaten Luwu Timur Tahun 2023.
Kegiatan yang dilaksanakan di di Aula Latimojong 1 Lantai 3 Hotel Remcy Makassar, Sabtu (03/06/2023) ini bertemakan “Pengembangan Sektor Pertanian melalui Akselerasi Reformasi Birokrasi Menuju Kemandirian Desa”, yang dibuka oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman.
Turut hadir para Tim Mejelis Pertimbangan Kelitbangan, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD lingkup Pemkab Lutim, Management PT. Vale Indonesia, Ardian Putra, Ketua Apdesi Luwu Timur, Aswan Musa, dan Ketua PPDI Lutim, Azis.
Bupati Luwu Timur mengatakan, salah satu kewajiban Kepala Daerah adalah memajukan dan mengembangkan daya saing daerahnya. Untuk meningkatkan daya saing daerah tersebut, maka salah satu aspek yang perlu di kembangkan adalah kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta inovasi daerah, dengan harapan kemajuan iptek dan inovasi akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan di daerah.
“Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan Kelembagaan Litbang yang kuat dan inovatif yang mampu memberikan alternatif kebijakan bagi pemerintah daerah. Sejalan dengan hal tersebut oleh pemerintah pusat telah membentuk Badan Riset dan Inovasi nasional (BRIN) dan menginstruksikan kepada Pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota untuk membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA),” ungkapnya.
Lanjutnya, dalam pelaksanaan kegiatan kelitbangan, pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan masukan dan pandangan yang diberikan oleh Majelis Pertimbangan Kelitbangan.
Menurut Budiman, dalam pelaksanaannya, Rapat Majelis Pertimbangan Kelitbangan ini melibatkan segenap stakeholder karena merupakan forum strategis dalam rangka mensinkronisasikan program penelitian kedepan, agar terkoordinasi dengan baik dan tidak tumpang tindih serta dapat diterapkan secara nyata untuk kepentingan berbagai pihak dan masyarakat luas.
“Besar harapan saya kiranya dalam forum ini, Majelis Pertimbangan Kelitbangan bersama stakeholder dapat merumuskan program-program penelitian, pengembangan serta Inovasi yang memberikan rekomendasi yang lebih konkret,” tutup Budiman.
Usai menyampaikan sambutannya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bapelitbangda Lutim, Dohri As’ari didampingi Koordinator Majelis Pertimbangan Kelitbangan, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si, dan bertindak sebagai moderator, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T. M.T., CSRS. (Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan). (*)




