LUWU TIMUR – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB), Hj. Puspawati Husler secara resmi mencanangkan SMP Negeri 1 Towuti sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang ditandai dengan Pengguntingan Pita.
Pencanangan yang dilakukan di Aula SMPN 1 Towuti, Jumat (01/09/2023) ini, juga turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lutim, Basruddin, Sekdis P2KB Lutim, Kepala Sekolah SMPN 1 Towuti, dan Guru beserta Siswa.
Plt. Kepala Dinas Dikbud Lutim, Basruddin berharap kerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Luwu Timur yang dilanjutkan ke satuan pendidikan SMP di Kabupaten Luwu Timur dalam hal ini kegiatan PIK-R dan GenRe.
“Kegiatan Pik-R dan GenRe di sekolah yang sudah ada untuk dibantu, dimonitor kegiatannya, di satuan pendidikan kegiatan ini dapat memback up guru Bimbingan Konseling di sekolah,” kata dia.
“Sehingga anak didik dapat menceritakan masalahnya kepada teman sendiri dan kegiatan PIK R serta GenRe menjadi pedoman agar anak-anak lebih terkendali dan memahami 3 kandungan salam genre, Pertama : tidak melakukan pernikahan pada usia dini. Kedua : tidak melakukan seks pranikah. Dan ketiga : adalah tidak mengkonsumsi napza (narkotika, psikotropika dan zat aditif),” jelas Basruddin.
Kepala DP2KB Lutim, Hj. Puspawati menjelaskan, PIK-R sendiri adalah singkatan dari “Pembatasan Sosial Berskala Besar” yang merupakan salah satu langkah untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular.
“Sedangkan GenRe adalah singkatan dari “Generasi Revolusi” yang merujuk pada generasi muda yang terlibat dalam perubahan sosial, politik, atau teknologi yang signifikan,” terang Puspawati. (*)




