Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Sufriaty Budiman Paparkan Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Desa
Luwu Timur

Sufriaty Budiman Paparkan Peran TPPS Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Desa

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 6 November 2023
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur yang juga Wakil Ketua II Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Hj. Sufriaty Budiman memaparkan tentang peran TPPS dalam percepatan penurunan stunting di Tingkat Desa pada sosialisasi TPPS Tingkat Desa, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lutim, Senin (6/11/2023).

Sufriaty menjelaskan, bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak dibawah dua tahun yang disebabkan kekurangan gizi pada waktu yang lama (kronis) yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata usianya serta terjadi pada anak-anak di seluruh dunia, namun prevalensi tertinggi terdapat di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

“Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Sufriaty.

Menurut Sufriaty, faktor lingkungan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stunting seperti sanitasi yang buruk, air minum yang tidak bersih, dan lingkungan yang tidak sehat juga dapat memengaruhi pertumbuhan anak dan menyebabkan stunting.

“Selain itu, stunting juga dapat berdampak pada produktivitas dan pendapatan di masa depan, serta meningkatkan beban biaya kesehatan dan pendidikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sufriaty mengatakan, TPPS berperan dalam melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti puskesmas dan Dinas kesehatan untuk mempercepat penurunan stunting di desa.

“Peranan lainnya yakni dengan mengimplementasikan program penurunan stunting dengan memperhatikan aspek kesehatan, gizi, dan sanitasi serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program penurunan stunting yang dilaksanakan di desa-desa,” tandasnya.

Terakhir, Ia menyampaikan, tahapan implementasi yang akan dilakukan adalah dengan pendataan dan analisis. Di mana pada tahap ini, tim akan melakukan pendataan dan analisis terhadap kondisi stunting
di desa.

“Analisis data ini akan menjadi dasar untuk merancang strategi penurunan stunting yang tepat dan efektif,” tutupnya.

Sebagai informasi, Koordinator Program Manajer Sekretariat Satgas BKKBN Sulsel, Andi Irfanji sebagai pemateri kedua memaparkan terkait Peningkatan Kapasitas TPPS. (hel/ikp-huma/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kepala BKD Palopo ‘Marah’, Merasa Tak Dilibatkan Godok Mutasi

Realisasi Vaksinasi Siswa SMP di Lutim Capai 96 Persen

Ayah Tiri di Luwu Ditangkap atas Dugaan Pencabulan dan Penganiayaan Anak

Peringati HUT KORPRI Ke-51, Pemkab Lutim Bagikan Sembako ke Panti Asuhan

BKD Palopo Tak Mau Cek Kembali SK Honorer Siluman

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Staf Ahli Pembangunan Buka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas TPPS Tingkat Desa
Next Article Bupati Budiman Pimpin Pelepasan Jenazah Almarhum Hardianto Pegawai Bapenda Lutim

You Might Also Like

Luwu Timur

Peringati Hari Anti Korupsi, Ribuan Warga Luwu Timur Jalan Santai

11 Desember 2017
Luwu Timur

Kepala BKAD Lutim Memotret Prestasi APBD Luwu Timur sebagai yang Terbaik

3 Mei 2024
Luwu Timur

Tahun 2015, Lutim Surplus 125. 531,04 Ton Beras

19 Maret 2016
Luwu Timur

Buka Pencanangan PIN Polio Tingkat Kabupaten, Hj. Sufriaty Lakukan Pemberian Imuniasi

23 Juli 2024
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?