Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ini Penyebab Banyaknya Material Kayu yang Terbawa Luapan Sungai Malili
Luwu Timur

Ini Penyebab Banyaknya Material Kayu yang Terbawa Luapan Sungai Malili

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 25 Februari 2024
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Masyarakat Kabupaten Luwu Timur khususnya yang berada di pelataran pinggir sungai Malili dihebohkan dengan meluapnya air sungai tersebut.

Pasalnya, selain karena airnya kembali keruh karena curah hujan yang tinggi, juga karena banyaknya kayu yang ikut terbawa arus, Jumat (23/02/2024).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lutim, Andi Makkaraka menjelaskan, setelah mendapat kabar bahwa air sungai kembali meluap dengan membawa banyak tumpukan kayu, dirinya langsung memerintahkan jajarannya untuk menelusuri penyebab dan asal kayu-kayu tersebut.

“Laporan tersebut langsung segera saya tindaklanjuti setelah mendapat arahan dari bapak Bupati Luwu Timur dengan memerintahkan Tim DLH untuk melakukan penelusuran sepanjang sungai Malili dan Pongkeru,” ungkap Andi Makkaraka saat dikonfirmasi, Sabtu (24/02/2024).

Adapun hasil pantauannya ialah banjir kali ini tidak seperti biasanya. Banjir dengan warna air seperti warna lempung (tidak merah) dan membawa material kayu mulai pagi sampai siang, merupakan banjir kiriman dari hulu sungai Pongkeru yang masuk wilayah Sulawesi Tenggara.

Hal ini, lanjut Kepala DLH, didasarkan pada investigasi tim DLH, BPD dan PT. CLM di sepanjang aliran sungai pongkeru dari hilir ke hulu dan berdasarkan laporan dari masyarakat di Desa Larui, Kecamatan Tolala, Provinsi Sulawesi Tenggara, memang telah terjadi banjir besar pada tanggal 22 Februari malam yang menyapu dan membawa semua material di bantaran Sungai.

“Saya juga sudah melihat video banjir yang dikirim oleh Kepala Desa Larui melalui Tim DLH Lutim, warna air luapan banjir persis sama dengan yang didapatkan di sungai Pongkeru Dusun Labose Desa Pongkeru yaitu mirip warna lempung berlumpur,” terang Andi Makkaraka. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Mulai 2025, Pemerintah Ganti PPDB Jadi SPMB, Apa Bedanya?

PKK Lutim Bagikan Masker Gratis Kepada Para Pedagang Pasar Wonorejo

Aksi Damai Warga Bitowa, DPRD Makassar Janji Tindak Lanjut Aspirasi

Bupati Budiman Lepas 4 Paskibra Asal Lutim Ke Tk. Provinsi Sulsel

Wabup Akbar Buka Bimtek Manasik Haji untuk CJH Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 30 Guru Penggerak di Lutim Ikuti Bimtek Standarisasi Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah
Next Article Dewan Najamuddin : Kehadiran Perusahaan Pertambangan Berikan Dampak Positif Terhadap Peningkatan Ekonomi

You Might Also Like

Metro

Sisir Rumah Kos, Satpol PP Jaring 31 Remaja

12 April 2015
Luwu Timur

Tim Pengawas Obat dan Makanan Sarankan Produk Buatan Pedagang Didaftarkan di BPOM

23 April 2022
Luwu Timur

Bupati Budiman Tutup Porkab Luwu Timur Tahun 2023

17 September 2023
Hukum

Waspada, Curanmor Mulai Beraksi di Sekolah

14 Februari 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?