Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Antisipasi Barang Kadaluarsa, Tim Terpadu Lutim Lakukan Pengawasan di Pasar Wawondula
Luwu Timur

Antisipasi Barang Kadaluarsa, Tim Terpadu Lutim Lakukan Pengawasan di Pasar Wawondula

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 23 Maret 2024
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Guna mengantisipasi adanya barang kadaluarsa yang beredar di pasaran, Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur kembali menyasar pasar Wawondula, Kecamatan Towuti, Sabtu (23/03/2024).

Koordinator Tim Ritel, Heniwaty Umar mengatakan, ini merupakan kecamatan keenam kita lakukan sidak langsung di pasar, untuk di tahun 2024 ini sudah tidak banyak ditemukan barang barang yang expire.

“Memang masih ada ditemukan tapi dalam jumlah yang sedikit, tidak seperti beberapa tahun lalu. Selain itu, pada toko-toko ritel kami sarankan agar menggunakan palet untuk meletakkan barang-barang yang disimpan di gudang penyimpanan agar barang tidak bersentuhan langsung dengan lantai,” ucap Heniwaty Umar.

Tidak hanya itu, Tim yang menyasar kios-kios juga menemukan berbagai makanan yang sudah tidak layak jual (expire) seperti roti, mie instan, tepung kue, susu kaleng, saus botol dan kecap.

Sementara Tim Koordinator Pangan dan Kosmetik, Fitriani menyampaikan bahwa, sudah tidak lagi didapatkan barang berbahaya karena dari tahun ke tahun telah memberikan edukasi tentang kosmetik yang tidak BPOM.

“Jadi mereka sudah memiliki kesadaran untuk tidak diperjualbelikan, kemudian untuk ikan sendiri kami mengetahui cara pedagang mengambil ikan dipelelangan dengan menggunakan es batu dan garam tanpa bahan formalin. Terlihat jelas bahwa ikan yang dijual masih tampak segar-segar,” jelas Fitriani.

Adapun yang tergabung dalam pengawasan ini, antara lain; Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), DPMPTSP, Dinas Perikanan, Bapelitbagda, Diskoperindag, Diskominfo-SP, Satpol PP, Bagian Ekbang dan TNI. (dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Terima Kunjungan Kajari Lutim Baru, Bupati Minta Arahan dan Masukan di Bidang Hukum

Ketua Forum KKS Lutim Ikuti Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Secara Daring

Ini Arah Kebijakan RKP 2024 Pemerintah Menurut Staf Ahli Pembangunan

Jayadi Nas Jadi Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Lutim Silaturahmi Secara Virtual Bersama Plt Gubernur Sulsel

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Asisten Administrasi Umum Terima Kunjungan LPPM Unhas
Next Article Bupati dan Wabup Lutim Serahkan Berbagai Bantuan Saat Safari Ramadhan di Mangkutana

You Might Also Like

Politik

Bawaslu Sulsel Temukan 230 Pemilih Ganda di PSU Palopo

11 April 2025
Luwu Timur

Jelang Idul Adha, Pemkab Lutim Rakor Bersama Forkopimda Sulsel Secara Virtual

7 Juli 2022
Metro

5.477 Siswa SD di Lutim Ikuti UN

7 Mei 2013
News

Foto PNS Pendukung Salah Satu Paslon Di Bully di Medsos

26 November 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?