Pemerintah Kota Palopo kembali menegaskan komitmen reformasi birokrasi dengan menggelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) dan Pakta Integritas untuk tahun 2025.
Namun, Pj Wali Kota Palopo, Firmanza DP mengingatkan para pejabatnya bahwa dokumen ini bukan sekadar seremonial belaka.
Bertempat di Ruang Pertemuan Ratona, Senin (10/2/2025), Firmanza memimpin langsung penandatanganan yang melibatkan Pj Sekretaris Daerah dan para pimpinan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Firmanza menegaskan bahwa perjanjian ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah janjim baik kepada institusi, negara, maupun Tuhan.
“Jangan sampai ini hanya jadi sekadar tanda tangan. Ini adalah janji kita. Janji kepada diri sendiri, kepada institusi, dan terutama kepada Tuhan. Jangan anggap enteng,” tegasnya.
Firmanza menekankan bahwa di tengah kritik dan ekspektasi tinggi masyarakat terhadap pemerintah, para pejabat harus memahami esensi dari pakta integritas tersebut.
Dia berharap komitmen ini bukan hanya meningkatkan akuntabilitas, tetapi juga menjadi alat pengawasan diri agar tidak tergelincir dalam praktik menyimpang yang merusak citra pemerintahan.
Lebih jauh, dia menantang para pimpinan perangkat daerah untuk tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi yang stagnan.
Kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugas, katanya, adalah kunci agar program pemerintah tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Jangan monoton. Jangan stagnan. Kita harus menghasilkan output dan outcome yang jelas, yang terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Hadir para asisten sekretariat daerah, staf ahli wali kota, kepala bagian, serta camat di lingkup Pemkot Palopo.