Jajaran Pemerintah Kota Palopo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengikuti sharing sessions secara daring dengan jajaran SmartID, Selasa (25/2/2025).
Pertemuan ini menjadi ajang diskusi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan berbasis digital.
SmartID adalah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang penguatan tata kelola pemerintahan di bawah PT Ide Bangsa Mahardika.
Kepala Bappeda Palopo, Asmuradi Budi, mengapresiasi kesempatan berbagi wawasan bersama SmartID. Dalam pengantarnya, ia menyoroti penyiapan sejumlah dokumen perencanaan pada tahun 2025, termasuk dokumen RKPD Perubahan 2025 serta RKPD Tahun 2026.
“Kami berharap hasil diskusi ini bisa menjadi langkah awal bagi kerja sama konkret antara Pemkot Palopo dan SmartID dalam penyusunan dokumen-dokumen penting tersebut,” ujar Asmuradi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perencanaan strategis dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 sebagai tindak lanjut dari Pilkada serentak. Menurutnya, kolaborasi dengan SmartID dapat membantu memastikan perencanaan yang lebih sistematis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Tak hanya itu, pertemuan ini juga membahas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Asmuradi berharap SmartID dapat memberikan pendampingan guna meningkatkan kapasitas aparatur dalam penerapan sistem tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa tujuan pembangunan bisa dicapai dengan cara yang lebih efektif dan efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli SmartID, Abdul Wahab Podungge, menyampaikan pemaparan terkait penyusunan RPJMD Kota Palopo. Diskusi juga mencakup inisiasi kerja sama dalam pendampingan SAKIP daerah, tindak lanjut evaluasi SAKIP, serta pengenalan layanan aplikasi SmartID.