Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, atau akrab dengan sapaan Ibas, tak bisa menyembunyikan kekesalannya saat meninjau Anjungan Sungai Malili, Jumat (14/3/2025).
Dia menemukan area yang seharusnya menjadi ikon kota itu dalam kondisi tak tertata, dengan sampah berserakan dan fasilitas yang mulai usang.
“Jadwal pembersihan harus lebih pagi, besok saya akan pastikan langsung,” tegas Ibas kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Andi Makkaraka, yang ikut mendampingi tinjauan tersebut.
Dia juga menyoroti minimnya tempat sampah serta lambannya respons tim kebersihan.
Tak hanya kebersihan, Ibas juga menyoroti aspek estetika. Dia berencana memasang tulisan Surat Al-Fatihah sepanjang Anjungan Wewangriu, mengecat ulang kawasan yang mulai kusam, serta memperbaiki jalur difabel yang penempatannya saat ini berisiko bagi penyandang disabilitas. “Jalur ini salah penempatan. Seharusnya ada di tengah, bukan di pinggir tangga,” ujarnya.
Selain itu, Ibas menginstruksikan Dinas PUPR untuk menganggarkan pembangunan pos jaga serta perbaikan wastafel yang sudah tidak berfungsi. Rencana jangka panjang juga mencakup penataan ulang lokasi UMKM agar lebih nyaman bagi pengunjung.
Tinjauan berlanjut ke Andi Nyiwi Park. Dia mengungkapkan ambisinya menjadikan kawasan itu sebagai pusat pasar UMKM dengan tambahan fasilitas hiburan, seperti live music setiap malam Minggu. “Jangan sampai bangunan ini dibiarkan mubazir,” katanya.




