Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Direktur MIND Apresiasi Pola Kolaborasi Bupati Luwu Utara Tangani Banjir Malangke
Metro

Direktur MIND Apresiasi Pola Kolaborasi Bupati Luwu Utara Tangani Banjir Malangke

Redaksi
Redaksi Published 7 April 2025
Share
1 Min Read
Direktur Macca Indonesia (MIND), Haeril Al Fajri (Sumber: Dok. Pribadi)
SHARE

Banjir yang melanda Kecamatan Malangke dan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, dalam beberapa tahun terakhir telah berdampak luas pada berbagai sektor kehidupan masyarakat, terutama pada sektor pertanian dalam arti luas dan aksesibilitas transportasi.

Masyarakat Malangke, yang mayoritas menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, mengalami penurunan produktivitas yang sangat signifikan akibat banjir yang terus melanda daerah yang dikenal dengan berbagai komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Luwu Utara.

Karena banjir di Malangke sudah bersifat darurat, upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Utara di bawah kepemimpinan Andi Rahim sebagai Bupati, dengan mengajak pengusaha untuk berkontribusi dalam penanganan banjir tersebut, patut diapresiasi.

Direktur Macca Indonesia (MIND), Haeril Al Fajri, turut mengapresiasi langkah tersebut.

“Kita perlu mengapresiasi langkah kolaboratif Bupati dalam penanganan banjir Malangke, di tengah kondisi keuangan daerah yang dikabarkan defisit dan efisiensi anggaran di berbagai sektor,” ungkapnya.

Selain itu, Haeril juga menyampaikan bahwa kolaborasi memang penting dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya pikir, jika pemerintah daerah mengaplikasikan konsep kolaborasi Hexahelix dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, maka banyak hal yang bisa dilakukan tanpa harus menggunakan APBD,” tutupnya.

Masyarakat Malangke memiliki harapan besar agar penanganan banjir di wilayah tersebut dapat dilakukan secara permanen.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

DPRD Lutim Dinilai Tak Membela Petani dalam Sengketa Lahan Tanamalia dengan PT Vale

Wujudkan Progream Satelit Ayam, PjS Wali Kota Palopo Bagikan Bibit Ayam

TP PKK Lutim Raih Tiga Penghargaan Pada HKG PKK Ke-51 Tingkat Provinsi Sulsel

Budiman : NU Organisasi Yang Berpijak pada Doktrin Ahlussunnah Waljamaah

Husler Pimpin Apel Penyemprotan Disinfektan Serentak PMI Luwu Timur

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Lagi, Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara Tinjau Pembangunan Tanggul Jebol di Baebunta Selatan
Next Article Panen Raya Nasional di Tana Luwu: Petani Menjadi Aktor Utama Swasembada

You Might Also Like

Metro

Masalah PAD, Judas Kumpulkan Camat dan Lurah

22 Juli 2013
News

Satpol PP Luwu Jaring Puluhan Pelajar dan PNS Bolos

29 Oktober 2014
Luwu Timur

Ikuti Evaluasi Reformasi Birokrasi, Begini Hasil Penerapan SAKIP Pemkab Lutim

7 September 2020
Luwu Timur

Reformer PKA Gelar Pertemuan Optimalisasi Keterbukaan Informasi Publik

8 Oktober 2024
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?