Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tarengge Masuk Kawasan Ekonomi Baru, Sarkawi: Bukti Keberpihakan untuk Kawasan Barat
Ekonomi

Tarengge Masuk Kawasan Ekonomi Baru, Sarkawi: Bukti Keberpihakan untuk Kawasan Barat

Redaksi
Redaksi Published 4 Juli 2025
Share
1 Min Read
Masjid Babul Jannah yang berada di kawasan segitiga emas Tarengge (google maps)
SHARE

DPRD Kabupaten Luwu Timur menyambut positif masuknya Tarengge sebagai kawasan ekonomi baru dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Hal ini dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah barat.

Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi A Hamid, mengatakan bahwa Tarengge memiliki posisi strategis sebagai titik perlintasan sejak sebelum pemekaran dari Kabupaten Luwu.

Dia menilai, penetapan ini menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap kawasan Wotu, Mangkutana, dan Burau atau yang dikenal dengan Womantorau.

“Tarengge sudah lama digagas sebagai simpul pertumbuhan ekonomi. Dengan masuknya dalam RPJMD, ini jadi bukti nyata perhatian terhadap kawasan barat,” ujar Sarkawi, Jumat (4/7/2025).

Dia menyebutkan bahwa kehadiran Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang RTRW dan Perbup Nomor 17 Tahun 2023 tentang RDTR Wotu memperkuat legalitas pengembangan kawasan tersebut.

Sarkawi juga menekankan pentingnya menjaga sinergi antara DPRD dan Pemkab agar pembangunan tidak hanya berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Cita-cita Tarengge sebagai segitiga emas sudah muncul sejak Luwu Timur berdiri tahun 2003. Sekarang saatnya kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Budiman Hadiri Peresmian Gedung Gereja Toraja Jemaat Buyuntana Klasis Kalaena

Bupati Apresiasi Pembangunan Zona Integritas Kantor Pertanahan Luwu Timur

Camat Tomoni Timur Himbau Masyarakat Jaga Kebersamaan

Bupati Luwu Timur Hadiri Perayaan Piodalan Pura Bakung Umat Hindu di Angkona

UKPBJ Soppeng Pelajari Pencapaian MCP Korsupgah KPK Di Lutim

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article TP PKK Palopo Gelar Rakor dan Talkshow Etika Komunikasi
Next Article Jalan Sehat Sulsel Anti Mager di Palopo Hadirkan Door Prize hingga Beasiswa

You Might Also Like

Luwu Timur

Bupati Budiman Hadiri Pengukuhan Pospol Angkona Menjadi Polsubsektor

11 Agustus 2022
Luwu Timur

TPPS Lutim Ikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tingkat Sulsel

24 Mei 2023
Luwu Timur

Penutupan MHQ, Husler : Program Pengembangan SDM Terus di Jalankan

22 September 2019
Luwu Timur

Rakor Kemendagri, Bupati Luwu Timur Komitmen Ikuti Arahan Presiden RI

15 April 2021
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?