Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo secara resmi mengumumkan pasangan Naili dan Akhmad Syarifuddin, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo terpilih periode 2025–2030.
Pengumuman dilakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (14/7/2025) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Palopo.
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Palopo, Darwis, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Palopo, Ilham Hamid. Hadir pula unsur Forkopimda, KPU Sulsel, KPU Palopo, Bawaslu, camat, lurah, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Darwis menyampaikan bahwa pengumuman ini merupakan kelanjutan dari proses demokrasi panjang yang dimulai sejak pemungutan suara Pilkada serentak nasional pada 27 November 2024, hingga putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil pemilihan yang dibacakan pada 4 Juli 2025.
“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan kondusif dan demokratis. Ini tak lepas dari sinergi KPU, Bawaslu, aparat keamanan, dan masyarakat,” kata Darwis.
Hasil putusan MK tersebut telah ditindaklanjuti KPU Kota Palopo dengan rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih pada 11 Juli 2025.
Surat keputusan itu disampaikan langsung Ketua KPU Sulsel kepada DPRD Palopo untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme paripurna.
“Dengan pengumuman ini, DPRD Palopo secara resmi menyampaikan pasangan Naili sebagai Wali Kota dan Akhmad Syarifuddin sebagai Wakil Wali Kota Palopo terpilih periode 2025–2030. Hasil ini akan segera kami sampaikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Sulsel untuk proses pengesahan,” jelas Darwis.
Sementara itu, Ilham Hamid dalam sambutannya menyebut pengumuman ini sebagai momentum konstitusional yang menegaskan kembali kedaulatan rakyat Kota Palopo.
“Pengesahan ini bukan sekadar administratif, melainkan bukti nyata bahwa suara rakyat melalui proses demokrasi telah menentukan masa depan kota ini,” ujarnya.
Ilham juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati hasil ini dengan sikap dewasa dan sportivitas tinggi. Ia menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, yang menjadi pemenang sejati adalah rakyat.
Lebih jauh, Ilham menyinggung tantangan besar yang akan dihadapi Kota Palopo ke depan, termasuk pelaksanaan RPJPD 2025–2045, krisis global, pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan inklusif.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi DPRD, Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dalam membangun Kota Palopo ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pengumuman pasangan terpilih oleh Ketua DPRD, Pj Sekda, Ketua KPU Sulsel, Ketua Bawaslu, calon Wali Kota terpilih, dan unsur pimpinan DPRD Kota Palopo.