Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Reses di Tomoni, Aprianto Dukung Penolakan Warga Atas Perbup Tata Ruang
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Reses di Tomoni, Aprianto Dukung Penolakan Warga Atas Perbup Tata Ruang
Politik

Reses di Tomoni, Aprianto Dukung Penolakan Warga Atas Perbup Tata Ruang

Redaksi
Redaksi 12 Agustus 2025
Share
Anggota DPRD Luwu Timur, Aprianto, menggelar reses di Kecamatan Tomoni
SHARE

Anggota DPRD Luwu Timur, Aprianto, menggelar reses di Kecamatan Tomoni, Selasa (12/08/2025). Pertemuan ini menjadi wadah warga untuk menyampaikan langsung keluhan dan aspirasi kepada wakil rakyat.

Salah satu isu yang mengemuka adalah penolakan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Tahun 2022 tentang tata ruang dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Warga menilai aturan tersebut diterapkan tanpa sosialisasi, bahkan berdampak pada lahan dan rumah penduduk.

“Perbup ini keluar tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kami minta supaya ditinjau lagi,” ungkap Yadi, warga Tomoni.

Menanggapi hal itu, Aprianto menegaskan dukungannya terhadap warga. “Saya bersama warga terdampak menolak perbup ini. Aspirasi ini akan saya sampaikan dalam pembahasan di DPRD,” ujarnya.

BACA JUGA:

Sekretariat DPRD Luwu Timur Paparkan Mekanisme PAW dalam FGD KPU Lutim

Selain masalah tata ruang, pemerintah Kecamatan Tomoni juga mengusulkan pembangunan kantor camat baru. Gedung yang ada saat ini sudah berusia lebih dari 30 tahun dan dinilai tidak layak digunakan.

Keluhan lain datang dari para pedagang yang mendesak agar pembangunan Pasar Tomoni segera dilanjutkan.

Proyek tersebut sudah mangkrak lebih dari setahun, sehingga pedagang terpaksa berjualan di lorong atau pasar sementara dengan fasilitas seadanya.

Tomoni yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan penting di Luwu Timur dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Saya akan mengawal semua aspirasi ini sampai ada hasil nyata, karena ini menyangkut hajat hidup banyak orang,” tutup Aprianto.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

Besok, Pemprov Sulsel, PT Vale, dan Pemkab Lutim Gelar Ground Breaking Matano Belt Road

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

DPRD Luwu Timur Jadwalkan Reses Perseorangan 13–15 Desember

DPRD Luwu Timur Soroti Pemerataan Sarpras Madrasah

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article TP PKK dan Penyuluh KB Nuha Gelar Edukasi Pentingnya ASI untuk Balita
Next Article Animo Peserta Tinggi, KKLT Gelar Pelatihan Memasuki Dunia Kerja Khusus Pemuda Luwu Timur
Sumber Data Cuaca: prakiraancuaca cuaca besok di Palopo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?