Program Kartu Lansia 2025 yang digagas Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati Husler kembali menuai pujian. Kali ini, apresiasi datang dari Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, yang akrab disapa Lau Jiha.
Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar penyaluran bantuan tunai, melainkan bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para orang tua yang telah berkontribusi dalam membangun daerah.
“Insyaallah melalui program ini, para lansia akan merasa lebih diperhatikan dan dihargai oleh pemerintah,” ujar Lau Jiha, Kamis (30/10/2025).
Ia menilai, Kartu Lansia merupakan terobosan strategis dalam memperkuat perlindungan sosial bagi warga lanjut usia. Langkah tersebut juga menjawab kebutuhan kelompok lansia yang selama ini kerap terpinggirkan dari program kesejahteraan.
“Bagi kami di DPRD, ini bukan semata soal bantuan finansial, tetapi wujud kepedulian dan penghormatan atas perjuangan generasi terdahulu,” tambahnya.
Lau Jiha menilai program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa aman, bangga, dan dihormati bagi penerimanya. Ia berharap agar program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau seluruh lansia di 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur.
“Program seperti ini seharusnya terus dilanjutkan, agar tidak ada lagi orang tua di Luwu Timur yang merasa sendirian di masa tuanya,” ucapnya.
Pada tahap pertama penyaluran, sebanyak 341 penerima manfaat telah menerima bantuan tunai sebesar Rp2 juta serta Kartu Lansia yang juga berfungsi sebagai ATM dan buku tabungan.
Program Kartu Lansia sendiri merupakan satu dari tiga kartu sakti Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler.
Inisiatif ini menjadi simbol komitmen daerah dalam membangun sistem kesejahteraan sosial yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.




