Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memastikan proses kompensasi bagi warga terdampak kebocoran pipa minyak segera berjalan.
Kepastian ini disampaikan setelah Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin rapat dan menyaksikan penandatanganan berita acara kesepakatan kompensasi di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (7/11/2025).
Irwan menegaskan pemerintah daerah terus hadir mengawal proses pemulihan sejak pertemuan awal di TAB pada 27 Oktober lalu. Ia menyebut, konsolidasi masyarakat yang berlangsung sekitar 10 hari menjadi dasar penegasan ulang komitmen pemerintah dalam memastikan hak warga terpenuhi sepenuhnya.
“Kita hadir untuk menyelesaikan apa yang menjadi persoalan di masyarakat,” katanya.
Dalam rapat tersebut, perwakilan PT Vale Indonesia Tbk, Yusri Yunus, dan perwakilan masyarakat menandatangani kesepakatan kompensasi yang turut disaksikan Bupati Irwan serta Pabung Kodim 1403 Palopo, Syafaruddin. Sejumlah kesepakatan meliputi pembayaran biaya penggarap, kompensasi nelayan tangkap, kerusakan kebun, hingga kompensasi air bersih.
PT Vale menyampaikan bahwa proses penyaluran berlangsung per gelombang. Dana kompensasi mulai masuk ke rekening penerima pada Senin, 10 November 2025, dan berlanjut hingga seluruh warga menerima haknya.
Irwan juga meminta tim pendamping memastikan seluruh kelengkapan administrasi warga, termasuk keaktifan nomor rekening, agar pencairan berjalan lancar tanpa kendala.




