Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
  • Sport
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
  • Sport
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
Follow US
  • Home
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Beranda » Berita » Kemiskinan Luwu Timur Lebih Rendah Dibanding Rata-Rata Sulsel
Ekonomi

Kemiskinan Luwu Timur Lebih Rendah Dibanding Rata-Rata Sulsel

BPS mencatat kemiskinan Luwu Timur pada Maret 2025 sebesar 5,79 persen, lebih rendah dari rata-rata Sulsel. Indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan juga lebih baik.

Asdhar
Asdhar
19 November 2025
Share
3 Min Read
SHARE
Made with Flourish

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di daerah ini masih berada di bawah rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Luwu Timur tercatat sebesar 5,79 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi yang berada pada angka 7,60 persen.

Dari sisi jumlah, penduduk miskin di Luwu Timur mencapai 18,55 ribu jiwa, sementara Provinsi Sulawesi Selatan mencatat 698,13 ribu jiwa. Data ini menunjukkan bahwa posisi Luwu Timur berada dalam kategori daerah dengan tingkat kemiskinan relatif rendah dibandingkan rata-rata provinsi.

Baca Juga

Isu Mobil 1.400 Cc Dilarang Beli Pertalite Resahkan Warga Luwu Raya, Cek Faktanya!
Sikat Mafia Timbangan, Patahuddin Janji Terjunkan Tim Pengawas Timbangan
Ikut Berlumpur di Padang Sappa, Patahudding Ikut Tanam Padi Metode TABELA

Tidak hanya pada persentase penduduk miskin, Luwu Timur juga mencatat hasil lebih baik pada dua indikator penting lainnya, yaitu Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2). Pada 2025, nilai P1 Luwu Timur tercatat 1,20, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Sulsel sebesar 1,40. Sementara itu, P2 Luwu Timur berada pada angka 0,32, juga lebih rendah dari angka provinsi yang mencapai 0,35.

Menurut Kepala BPS Luwu Timur, Muh Husri Harta Saham, capaian tersebut menunjukkan bahwa kesenjangan pengeluaran penduduk miskin di Luwu Timur lebih kecil dibandingkan rata-rata provinsi. Ia menyebut bahwa tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan merupakan indikator penting karena menggambarkan seberapa jauh penduduk miskin tertinggal dari garis kemiskinan serta seberapa besar ketimpangan di antara mereka.

Dalam rilis tersebut, BPS juga menampilkan tren kemiskinan delapan tahun terakhir. Sejak 2018, angka kemiskinan Luwu Timur secara umum menunjukkan kecenderungan menurun, meskipun sempat meningkat pada 2021 dan 2023 sebelum kembali turun pada 2024 dan mencapai titik terendah pada 2025. Tren serupa terjadi di tingkat provinsi, namun Luwu Timur konsisten berada pada posisi lebih rendah sepanjang periode tersebut.

Selain itu, garis kemiskinan Luwu Timur pada Maret 2025 tercatat sebesar Rp469.563 per kapita per bulan, sedikit di atas garis kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai Rp477.966. Kenaikan garis kemiskinan ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan dasar masyarakat, namun Luwu Timur berhasil tetap mempertahankan persentase kemiskinan di bawah rata-rata provinsi.

Dengan keseluruhan indikator yang lebih baik dibandingkan tingkat provinsi, Luwu Timur dinilai berada dalam posisi relatif stabil dalam hal pengendalian kemiskinan, meski tantangan ekonomi tetap ada seiring meningkatnya garis kemiskinan setiap tahun.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Tanggap Darurat Banjir, Pemkab Lutra Evakuasi Warga dan Salurkan Sembako
Transisi Layanan MagangHub ke KarirHub Gandeng Banyak Portal Kerja
Penuhi Regulasi, Direktur RSUD I Lagaligo Paparkan Keunggulan Fasilitas Rumah Sakit
Instruksi Bupati, Posko Darurat Banjir Baebunta Selatan Siaga 10 Hari
Dari Luwu Timur Menuju Baitullah, Bupati Akan Luncurkan Program Pemda Berhaji
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Lonjakan Kemiskinan 2021–2023 dan Tantangan Luwu Timur pada 2025
Next Article DPRD Lutim Dorong Pemerintah Perkuat Ruang Publik dan Fasilitas Olahraga
Metro

Penuhi Regulasi, Direktur RSUD I Lagaligo Paparkan Keunggulan Fasilitas Rumah Sakit

Penuhi regulasi perpanjangan izin operasional, Direktur RSUD I Lagaligo dr Irfan paparkan…

23 Mei 2026
Metro

Dari Luwu Timur Menuju Baitullah, Bupati Akan Luncurkan Program Pemda Berhaji

Gandeng BSI Tomoni, Bupati Luwu Timur akan meluncurkan program Pemda Berhaji pada…

23 Mei 2026
Pendidikan

Kisah Dua Generasi Penerima Beasiswa YPS Sorowako: Dulu Eksklusif, Kini Rangkul Warga Kurang Mampu

Program investasi pendidikan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang Luwu Timur kini menorehkan…

21 Mei 2026
Metro

Status Endemis DBD, Pemkab Lutim-PT Vale Perkuat Gerakan Jumantik

Sikapi status endemis DBD di Luwu Timur, Dinkes dan PT Vale Indonesia…

21 Mei 2026
Hukum

Ikut Terdampak, PT Vale Buka Suara Terkait “Kasus Ambulans Desa” di Lutim

Head of Corporate Communication PT Vale Vanda Kusumaningrum buka suara terkait kasus…

18 Mei 2026
Selengkapnya

Berita Populer

Metro

Ceramah Pakai Payung, Ustaz Das’ad Latif Puji Keteguhan Ribuan Jemaah di Malili

22 Mei 2026
Metro

Nonton Di Sini: Live Streaming Tabligh Akbar Ustaz Das’ad Latif di Malili

22 Mei 2026
Budaya

Di Balik Nominasi Kalpataru: Cara Ekstrem Regenerasi PMWTC Jaga Hutan Adat – Part 3

22 Mei 2026
Metro

Aturan Batas Usia Berubah, 4 Pejabat Luwu Berebut Kursi Sekda

23 Mei 2026
Luwuraya.comLuwuraya.com
Follow US
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?