Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait kondisi jalan amblas di Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Senin (1/12/2025).
Tim telah melakukan asesmen awal guna memastikan tingkat kerusakan dan potensi risiko bagi masyarakat.
Personel BPBD menemukan dua titik longsor parah yang merupakan jalur utama warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Titik pertama berada di Dusun Temmasarangnge, di mana badan jalan amblas sepanjang kurang lebih 150 meter.
Bahkan, beberapa titik lain di sekitar lokasi terlihat berpotensi kembali longsor. Jika tidak segera ditangani, akses transportasi diperkirakan bisa lumpuh total.
Titik kedua berada di Dusun Puncak, Desa Tarabbi. Kondisi jalan di lokasi tersebut juga mengalami kerusakan serupa sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, ditemukan adanya pembukaan lahan kebun luas di sekitar area longsor. Informasi awal menyebutkan bahwa aktivitas tersebut berada dalam kawasan hutan negara.
“Setelah kami melakukan pengecekan ini, kami akan melaporkan ke pimpinan dan selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menentukan langkah penanganan,” ujar Agil Ori, Pengelola Layanan Operasional BPBD Luwu Timur.
BPBD mengimbau masyarakat untuk menghindari titik rawan bila curah hujan meningkat dan segera melapor jika terjadi pergeseran tanah baru agar upaya penanganan dapat dilakukan lebih cepat.




