Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Reading: Lebih dari Sekadar Lari: Menjemput Pagi dan Harmoni di Batara Guru Run 2025
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Lebih dari Sekadar Lari: Menjemput Pagi dan Harmoni di Batara Guru Run 2025
Sport

Lebih dari Sekadar Lari: Menjemput Pagi dan Harmoni di Batara Guru Run 2025

Redaksi
Redaksi 7 Desember 2025
Share
SHARE

Matahari baru saja mulai mengintip di ufuk timur ketika Bundaran Batara Guru (BBG) perlahan berubah menjadi lautan manusia. Jarum jam baru menunjuk angka 06.00 WITA, Ahad (07/12/2025), namun kehangatan sudah menyelimuti pagi itu—bukan hanya dari sinar mentari, tetapi dari tawa dan semangat ratusan warga yang berkumpul.

Daftar Isi
Menyelami Setiap LangkahPara Penakluk Garis Finish

Ini bukan pagi biasa di Luwu Timur. Ini adalah pagi milik Batara Guru Run (BGR) 2025.

Sebanyak 650 pelari dari berbagai usia dan latar belakang berdiri di garis start. Mereka tidak dibedakan oleh jabatan atau asal-usul; semua disatukan oleh aspal jalanan dan semangat hidup sehat.

Ketika peluit berbunyi, ratusan pasang kaki itu mulai menghentak, menempuh rute sejauh 7,5 kilometer.

BACA JUGA:

Ribuan Peserta Padati BGR 2025, DPRD Lutim Soroti Dampak Ekonomi

Mereka bergerak seperti aliran sungai yang hidup, mengalir dari BBG, menyapa kemegahan Tugu Payung, menyusuri Jalan Ki Hajar Dewantara yang ikonik, hingga melintasi Lapangan Pendidikan sebelum akhirnya memutar kembali ke titik awal.

Bagi Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati, ajang ini adalah sebuah etalase berjalan. Dalam sambutannya yang menggugah, ia tidak hanya berbicara tentang keringat dan kalori.

“Batara Guru Run bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang merayakan hidup sehat dan memperkenalkan Luwu Timur yang kaya akan keindahan alam dan budaya,” ujar Puspawati dengan antusias.

Ia melukiskan Luwu Timur bukan sekadar peta administratif, melainkan sebuah kanvas keindahan—mulai dari Danau Matano yang memukau, perbukitan hijau, hutan yang asri, hingga warna-warni budaya masyarakatnya yang hidup dalam harmoni.

Menyelami Setiap Langkah

Pesan sang Wakil Bupati begitu dalam, ia ingin para pelari “menyelami setiap langkah.” Bukan sekadar berlari mengejar waktu, tetapi meresapi pesona daerah yang multikultural ini.

Setiap tarikan napas adalah udara segar Luwu Timur, dan setiap pijakan adalah jejak kenangan di tanah yang damai ini.

Di garis finish, lelah terbayar lunas. Wajah-wajah penuh keringat itu dihiasi senyum puas. Suasana semakin cair ketika doorprize diundi, mengubah ketegangan kompetisi menjadi sorak-sorai keberuntungan.

Para Penakluk Garis Finish

Meski suasana kebersamaan begitu kental, jiwa kompetisi tetap membara. Sepuluh pelari potensial berhasil mencuri perhatian dengan menyentuh garis finish lebih awal, membuktikan ketangguhan fisik mereka.

Di kategori putra, Apridandi Raego memimpin barisan pemenang, disusul oleh Arnadil, Efrata Yordan Pada, Irpan, dan Galang. Sementara itu, ketangguhan srikandi Luwu Timur ditunjukkan oleh Asnita yang memimpin kategori putri, diikuti oleh Hamita, Aslyn Krisalin Tandi Ayu, Anggraeni, dan Nur Azizah.

Acara ini ditutup dengan apresiasi hangat dari jajaran pejabat daerah yang turut hadir, mulai dari perwakilan DPRD, Polres, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, KONI, hingga perwakilan PT. Vale Indonesia.

Pagi itu di Bundaran Batara Guru, Luwu Timur membuktikan satu hal, bahwa lari bukan sekadar tentang siapa yang tercepat sampai di finish, melainkan tentang bagaimana kita melangkah bersama dalam harmoni.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

Besok, Pemprov Sulsel, PT Vale, dan Pemkab Lutim Gelar Ground Breaking Matano Belt Road

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

Sekretariat DPRD Luwu Timur Paparkan Mekanisme PAW dalam FGD KPU Lutim

DPRD Luwu Timur Jadwalkan Reses Perseorangan 13–15 Desember

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Dua Pegawai Sekretariat DPRD Lutim Terpilih Menerima Hadiah Umrah dari Bupati
Next Article DPRD Lutim Tegaskan Standar Tambang Harus Tinggi, Warga Kritik PT PDS
Sumber Data Cuaca: prakiraancuaca cuaca besok di Palopo
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?