PT Vale Indonesia Tbk menutup rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Pertambangan (BK3NP) 2026 dengan pesan kuat tentang budaya keselamatan dan kepedulian lingkungan di Lapangan Iniaku, Sorowako, Sabtu (14/2/2026).
Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar aturan kerja, melainkan harapan setiap pekerja untuk kembali ke rumah dengan selamat.
“Datang sehat, kerja semangat dan pulang selamat,” tegas Abu dalam sambutannya.
Ia menekankan, BK3NP bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi momentum membangun kesadaran kolektif untuk menjaga diri, rekan kerja, dan lingkungan sekitar.
Head of HSOR Environment & Sustainability Operations PT Vale, Febrin Sitorus, menambahkan bahwa pelaksanaan BK3NP tahun ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari karyawan, mitra perusahaan, pemerintah daerah, hingga Ikatan Keluarga Vale Indonesia.
Tema BK3NP 2026, “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif,” mencerminkan pendekatan lintas sektor tersebut.

Edukasi K3L hingga Safety Dojo
Selama periode 12 Januari hingga 14 Februari 2026, PT Vale menggelar beragam kegiatan berbasis edukasi dan praktik lapangan. Perusahaan menyasar pelajar di sejumlah sekolah wilayah pemberdayaan seperti SMAN 5 Luwu Timur, SMA Yapman, SMK Budi Utomo, SMAN 13 Luwu Timur, SMA YPS Sorowako, dan SMAN 12 Luwu Timur.
Materi yang diberikan mencakup safe driving, lingkungan hidup, bahaya napza dan perundungan, hingga pengenalan dunia penerbangan.
Di sisi internal, PT Vale kembali menggelar Safety Dojo Challenge, simulasi interaktif untuk mengasah kemampuan identifikasi risiko dan respons darurat. Peserta menghadapi berbagai skenario, mulai dari perbaikan conveyor belt, panel listrik, pemindahan scaffolding, hingga penggantian lampu.
Selain itu, kegiatan leadership reflection dan thematic inspection mendorong para pimpinan melakukan evaluasi atas insiden kerja dalam tiga bulan terakhir sekaligus memperkuat pengawasan pada aktivitas berisiko tinggi.
Kampanye Kesehatan dan Open Water Exhibition
Aspek kesehatan fisik dan mental juga menjadi perhatian. Dalam sesi Health Campaign, psikolog Rahmat Permadi menekankan pentingnya kesehatan mental sebagai bagian integral keselamatan kerja. Sementara itu, ahli gizi Indra Jaya mengedukasi peserta tentang pola makan seimbang.
Semangat kebersamaan juga terlihat dalam Open Water Exhibition yang diikuti 48 peserta dari karyawan, kontraktor, dan keluarga. Mereka berenang melintasi Danau Matano sebagai simbol gaya hidup sehat dan solidaritas.
Dua Ton Sampah Terkumpul di HPSN
Penutupan BK3NP dirangkaikan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Melalui kegiatan Fun Walk, peserta memungut dan memilah sampah di empat titik kawasan Sorowako, yakni VDM, Sorowako Lama, Bandara Sorowako, dan Jalan Krakatau.
Dalam waktu satu jam, sekitar dua ton sampah berhasil dikumpulkan.
“Jumlah ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang bersih sebagai penunjang keselamatan dan kesehatan,” ujar Febrin.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Pemerintah daerah menilai K3 sebagai pilar utama dalam menciptakan lingkungan kerja produktif dan berdaya saing.
PT Vale menegaskan, rangkaian BK3NP dan HPSN bukan akhir dari komitmen perusahaan. Nilai CARES, khususnya Compassion dan Sustainability, menjadi landasan untuk terus membangun budaya keselamatan dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan di Luwu Timur.




