Rumah Warga di Andi Tadda Palopo Dilalap Si Jago Merah

1 Min Read

Rumah milik Made salah seorang warga di jalan Andi Tadda, Kota Palopo Sulawesi Selatan Dilalap Si Jago Merah, Selasa (10/06/14).

Informasi yang dihimpun, musibah ini berawal dari adanya asap dari belakang rumah milik korban. Masyarakat yang berada di sekitar rumah korban langsung mengarah ke titik asap untuk memadamkan dengan peralatan yang seadanya. Dengan waktu yang singkat api ini berhasil dipadamkan. Beruntung, api tersebut belum menyebar keseluruh ruang rumah namun sejumlah peralatan dapur dan empat karung beras hangus terbakar.

“Saya sedang berjualan di pasar tiba-tiba salah seorang warga datang memberikan informasi jika rumah saya terbakar,” ungkap Made

Menurut Made, setelah dirinya meninggalkan rumah dirinya setiap saat melakukan pengecekan pada tabung dan kompor. “Saya juga heran kenapa bisa terjadi kebakaran padahal tabung dan kompor selalu saya cek sewaktu mau meninggalkan rumah,” ungkap Made dengan wajah pasrah.

Sementara itu, Kapolres Palopo, AKBP Muhammad Guntur terlihat turun langsung melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini dan memasangkan garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut.

“Untuk saat ini kami belum dapat berkomentar banyak terkait kejadian ini namun kami akan melakukan penyelidikan,” ungkap Guntur.

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.