Sekda dan Forkopimda Luwu Timur Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak di Makassar

2 Min Read

LUTIM – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli mengikuti rapat koordinasi dan konsolidasi kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Aula Phinisi Hotel Claro Makassar, Senin (21/09/2020).

Selain Sekda Luwu Timur, rapat koordinasi tingkat Provinsi Sulsel itu juga dihadiri Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko, Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf. Gunawan, Kepala Kantor Kesbangpol, Guntur Hafid, Ketua Bawaslu, Rahman Atja dan Perwakilan KPUD Kabupaten Luwu Timur.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, ada dua agenda penting dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020. Pertama, berkaitan dengan pengamanan Pilkada dan kedua, berkaitan dengan penerapan Protokol Kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada.

“Kerumunan massa seperti pada tahapan pendaftaran calon peserta Pilkada pada 4-6 September 2020 yang lalu tidak boleh terulang lagi. Tahapan Pilkada selanjutnya harus melaksanakan Protokol Kesehatan,” jelasnya.

Lanjut Nurdin, Pilkada serentak ini tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga bagaimana Pilkada ini berjalan lancar tanpa gangguan apapun maupun riak-riak. Para ASN dan seluruh penyelenggara harus betul-betul menjaga netralitas dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Namun yang paling penting, pelaksanaan tahapan Pilkada serentak harus menerapkan protokol kesehatan.

“Jaga situasi Pilkada dari black campaign dan berita hoax karena kedua hal itu tidak mendidik. Bersainglah secara sehat dan raihlah kemenangan dengan terhormat,” tambahnya.

Rakor dan konsolidasi ini juga diisi dengan pemaparan materi dan diskusi dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Andi Muhammad, Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi yang dipandu langsung Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, H. Asriadi Sulaiman. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.