Semangati Pengurus BSA, Hatta Serahkan Bantuan Seragam

2 Min Read

Untuk memberikan semangat dalam menjalankan tugasnya, Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma menyerahkan bantuan berupa baju seragam dan intensif kepada Pengurus Bank Sampah Anggrek (BSA).

Pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bupati Luwu Timur untuk memotivasi pengurus BSA yang telah melaksanakan tugasnya dengan dasar pengabdian.

“Pemberian baju seragam ini, tidak lain hanya untuk memberikan motivasi dan semangat agar para pengurus Bank Sampah dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Bupati yang didampingi oleh Camat Malili Senfry Oktavianus dan Lurah Malili Ketut Irawan saat menyerahkan seragam tersebut di Rumah Jabatan Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan kepada para pengurus BSA agar dalam menjalankan tugas tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan.

Selain menyerahkan seragam kepada Pengurus Bank Sampah, Bupati Hatta juga menyerahkan seragam yang sama kepada Pengurus Kelompok Wanita Tani Patikala.

Atas bantuan yang telah diserahkan oleh Bapak Bupati kepada para Pengurus BSA dan Pengurus Kelompok Wanita Tani Patikala tersebut, terlihat raut wajah kegembiraan di antara mereka,

“Apa yang kami terima ini mungkin kalau dilihat nilainya tak seberapa , namun tetapi hal tersebut merupakan bentuk perhatian dan motivasi seorang bapak kepada anak-anaknya, mudah mudahan dengan pemberian bantuan ini kami lebih giat bekeja lagi,” ujar salah seorang penerima bantuan tersebut.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.