Sering Lupa Lapor Usaha Anda? DPMPTSP Luwu Timur Rilis Sistem Peringatan Dini

Asdhar
2 Min Read
DPMPTSP Luwu Timur meluncurkan sistem peringatan dini SIMPADI PTSP untuk membantu pelaku usaha melaporkan LKPM tepat waktu dan menjaga legalitas bisnis. (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Banyak pelaku usaha di Kabupaten Luwu Timur sering kali terjebak dalam masalah administratif karena kelalaian dalam melaporkan realisasi investasi. Padahal, kepatuhan menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) merupakan syarat mutlak agar izin usaha tetap legal dan terhindar dari sanksi.

Kini, pelaku usaha di Bumi Batara Guru tidak perlu lagi khawatir. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Timur meluncurkan inovasi SIMPADI PTSP—sebuah sistem peringatan dini yang dirancang khusus untuk memastikan pelaku usaha taat aturan secara praktis.

Kepala DPMPTSP Luwu Timur, Agus Thobrani, menjelaskan bahwa SIMPADI PTSP hadir menjawab kendala klasik pelaku usaha yang kerap melewatkan tenggat waktu pelaporan di sistem Online Single Submission (OSS). Sistem ini berfungsi sebagai pengingat otomatis agar kewajiban pelaporan terpenuhi tepat waktu.

“Kami ingin pelaku usaha lebih fokus mengembangkan bisnis. Sistem ini membantu mereka mengidentifikasi kendala sekaligus merencanakan langkah pengembangan tanpa takut terjerat sanksi administratif,” ujar Agus dalam kegiatan sosialisasi di Sorowako, Selasa (7/7/2026).

Selain memberikan kemudahan, sistem ini juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan sektor investasi di daerah. Dengan adanya integrasi data yang lebih baik, DPMPTSP Luwu Timur dapat memantau perkembangan realisasi investasi secara real-time. Hal ini berdampak langsung pada iklim investasi yang lebih sehat dan transparan.

Mendorong Kontribusi Ekonomi Lokal

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Luwu Timur, Aini Endis Anrika, memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif pelaku usaha—baik PMDN maupun pengusaha lokal—sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keterlibatan pelaku usaha yang taat administrasi akan menciptakan pemerataan pembangunan dan memperluas lapangan kerja,” tegas Aini. Pemerintah daerah berharap, melalui digitalisasi layanan ini, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta semakin solid demi kesejahteraan masyarakat luas.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser