Teken Pakta Integritas, Husler Harapkan DPA Lebih Berkualitas

2 Min Read

LUTIM – Para Kepala OPD dan Camat dan Pejabat Eselon III Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menandatangani Pakta Integritas Penggunaan Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran dan Menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA- SKPD).

Pakta Integritas itu ditandatangani langsung Kepala OPD dan Camat dihadapan Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler usai pelaksanaan Apel Pagi di Halaman Kantor Bupati, Jumat (24/01/2020).

Dengan diserahkannya DPA SKPD ini, Bupati meminta ada perhatian dari kepala SKPD dan jajarannya untuk segera menindaklanjuti Hal tersebut.

“Segera tindaklanjuti penyerahan DPA ini dengan melengkapi dokumen-dokumen lainnya,” tegas Husler dalam sambutannya.

Husler berharap Kepala OPD sudah mengusulkan PPK dan PPTK, sehingga kegiatan yang sifatnya strategis bisa cepat berjalan dan sesuai target perencanaan. Namun yang terpenting, kata Husler, program yang dijalankan harus sesuai aturan, bersih, transparan dan profesional.

“Harus ada perbaikan kualitas pemanfaatan anggaran sehingga jumlah dana yang digunakan dan dikelola itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Komitmen melalui Pakta Integritas ini harus benar-benar dijalankan,” katanya.

Seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan Pejabat eselon III yang hadir dalam acara tersebut diwajibkan untuk membaca dan menandatangani Pakta Integritas. Pakta Integritas yang didalamnya tertuang point-point perjanjian, akan menjadi acuan untuk bekerja secara profesional dan bertanggungjawab. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.