Tim Kemanusiaan Luwu Salurkan Bantuan ke Lombok

1 Min Read

Rombongan Tim kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Luwu yang dipimpin oleh Wakil Bupati Luwu, Amru Saher menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga korban bencana di dua posko di Dusun Kekait Deye, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Kamis (6/9/18).

Amru mengatakan bantuan yang diberikan berupa logistik guna meringankan beban warga yang tertimpa bencana gempa. “Bantuan berupa mi instan, air mineral, sarung, selimut, kasur, susu, biskuit dan perlengkapan mandi untuk korban gempa,” ujar Amru.

Kepala Dusun Kekait Daye, Yusran menuturkan di posko tersebut terdapat 20 tenda yang berdiri bagi korban gempa mengungsi.

“Di posko sini ada sekitar 20 tenda, terdiri dari 350-an kepala keluarga,” ujar Yusran kepada tim kemanusiaan Pemkab Luwu.

Yusran mengaku, bersyukur dengan adanya bantuan langsung tersebut, dan akan dibagikan juga ke posko induk dan posko lainnya.

“Kalau di sini alhamdulillah bantuan lancar dari pemerintah Provinsi. Biasanya bantuan didrop dulu di pos induk, nanti baru disalurkan kembali ke dusun-dusun,” ujar Yusran.

TAGGED:
Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.