Tinjau Jalan Rusak Akibat Gempa, Hulser : Segera Perbaiki Sebelum Ada Korban

2 Min Read

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, meninjau langsung kondisi jalan poros Angkona-Malili yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi beberapa waktu lalu, Senin (15/04/2019).

Melihat kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan, Bupati Lutim langsung memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, Muh. Zabur, agar segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk secepatnya mengambil tindakan perbaikan jalan poros Kecamatan Angkona ke Malili yang rusak tersebut.

“Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan merenggut korban, apalagi jalur ini merupakan jalan utama keluar masuk mobil pengangkut hasil pertanian dan perkebunan warga. Olehnya itu, kerusakan ini harus segera dibenahi,” kata Husler.

Peninjauan di lokasi jalan rusak ini sebenarnya dilakukan secara tak sengaja, kebetulan saja rombongan Bupati melintas dan melihat Kepala BPBD, M. Zabur, bersama personilnya tengah sibuk memasang Police Line di bibir aspal yang bagian bawahnya sudah longsor serta memasang tanda di jalan aspal yang patah agar pengguna jalan bisa waspada diri dalam berkendara.

Bupati Lutim yang secara tidak sengaja melintas, kemudian turun dari mobil dan menyaksikan langsung kondisi longsor yang mengancam putusnya jalur Agkona-Malili, selanjutnya Bupati berjalan mendatangi lokasi aspal yang patah yang sudah membentuk gundukan di tengah jalan.

“Ini juga rawan, koordinasikan segera dengan OPD terkait sebelum ada korban jiwa,” tekan Husler.

Informasi dari BPBD Lutim, jalur ini rusak akibat di guncang Gempa beberapa hari lalu. Gempa yang disertai hujan waktu itu membuat tanah tergerus sehingga ada longsor. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.