Total Pasien Sembuh Di Lutim Sudah 390 Orang, Ada 56 Kasus Baru

2 Min Read

LUTIM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali merilis update perkembangan virus corona, Rabu (01/07/2020).

Pada halaman website resmi http://covid19.luwutimurkab.go.id sore ini pukul 17:00 Wita, terdapat 3 pasien sembuh atau telah negatif virus corona, namun ada penambahan kasus baru positif covid-19 sebanyak 56 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Lutim, Masdin membenarkan adanya penambahan pasien sembuh dan kasus baru positif covid-19 hari ini.

“Iya, berdasarkan data yang diterima, hari ini ada penambahan pasien sembuh sebanyak 3 orang yang masing-masing berasal dari Kecamatan Nuha, Wotu, dan Malili. Sehingga total data pasien yang telah sembuh mencapai 390 orang,” ujarnya.

Sedangkan 56 kasus baru positif covid-19 tersebar di Kecamatan Nuha 34 kasus, Kecamatan Towuti 15 kasus, Kecamatan Wasuponda 6 kasus dan Kecamatan Malili 1 kasus.

“Dengan tambahan 51 kasus baru tersebut, total data akumulatif positif virus corona di Kabupaten Luwu Timur hingga hari ini telah mencapai 554 kasus,” rinci Masdin.

Kepala Dinas Kominfo ini pun meminta kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap mematuhi protokol kesehatan jika harus berada di luar rumah. “Protokol kesehatan tersebut seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berkumpul, dan selalu memakai hand sanitizer setelah memegang fasilitas umum,” terangnya.

Berikut update lengkap virus corona di Luwu Timur per tanggal 01 Juli 2020 :

1. Kasus Positif 554 (dalam perawatan 164, sembuh 390),
2. Pasien Dalam Pengawasan 70 (pengawasan 8, selesai pengawasan 62, dan meninggal 4),
3. Orang Dalam Pemantauan 476 (dalam pantauan 61, selesai pematauan 415),
4. Orang Tanpa Gejala 1.428 (proses pantauan 278, selesai pemantauan 1.150). (rhj)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.