Wabup Lutim Dikukuhkan Jadi Pengurus PII Sulsel

1 Min Read

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dikukuhan oleh Sekretaris Jendral Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat, Teguh Harianto, menjadi pengurus dan personalia PII Wilayah Sulawesi Selatan masa bakti 2018-2021, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubenur Sulawesi Selatan, Selasa (19/03/2019).

Irwan Bachri Syam merupakan Ketua Umum Pengurus Persatuan Insinyur Kabupaten Luwu Timur dilantik sebagai dewan penasehat PII Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini di ikuti 100 peserta dan 50 diantaranya mengikuti pelantikan pengurus dan personalia Persatuan Insinyur Indonesia wilayah Sulawesi Selatan masa bakti 2018-2021.

Dalam sambutnnya, Gubenur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, pada masa kepemimpinan saya, saya akan fokus untuk mendukung penuh pembangunan negeri, dan dengan mendukung penuh pembangunan infrastruktur yang ada untuk memajukan pembangunan.

“Saya sangat berharap PII berperan untuk turut menciptakan lapangan pekerjaan, serta memajukan perannya untuk keikutsertaan export dan impor. Insinyur Indonesia ujung tombak bangsa,” tutup Nurdin. (hms/ikp/kominfo)

Share This Article
Asdhar adalah jurnalis yang telah mengabdikan dirinya di dunia pers sejak 2007. Lebih dari sekadar profesi, jurnalistik baginya adalah ruang untuk merawat akurasi, menjaga nalar publik, dan memastikan setiap informasi sampai kepada masyarakat dengan jernih dan bertanggung jawab. Perjalanan kariernya ditempa di Harian Seputar Indonesia, sebelum kemudian memperluas cakrawala peliputan di Kompas TV. Pengalaman lintas platform ini membentuknya sebagai jurnalis yang adaptif, tajam dalam membaca isu, serta mampu menerjemahkan peristiwa kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman, dia menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap karya jurnalistiknya. Ia percaya bahwa media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konsistensi, keberimbangan, dan keberanian dalam menyuarakan fakta.