HEADLINE TOPIK:
HUT Desa, Husler Lepas Peserta Pawai Budaya Bersih Desa Mulyasri
Minggu,8 September 2019 | 14:16 WITA |

Pemerintah Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni melibatkan hampir seluruh masyarakat desa, baik dewasa, remaja, maupun anak-anak tak ketinggalan turut memeriahkan pawai budaya dengan rute berjalan mengelilingi desa. Pawai ini digelar menyambut kegiatan bersih desa tahun 2019 sekaligus perayaan HUT ke-80 Desa Mulyasri.

Para peserta terlihat antusias, dengan menampilkan bermacam-macam kreasi. Pawai Budaya ini diawali atraksi marching band dari SMAN Tomoni, selanjutnya, penampilan Pecinta Olahraga, Seni dan Budaya dari Ikatan Pemuda Mulyasri sebagai pembuka pawai disusul Dusun Mekar Sari, Dusun Karang Anyar, Dusun Kebumen serta Dusun Jaya Bakti, kemudian ditutup mobil yang membawa rombongan tanjaneng (jenis musik gembira yang bernafaskan religi).

Masing-masing peserta pawai menampilkan gunungan hasil panen mereka, rombongan peserta mendapat aplaus dari penonton dan undangan tak ketinggalan masyarakat tetangga desa berbondong-bondong datang untuk menyaksikan acara pawai tersebut.

Pawai budaya ini dilepas oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler didampingi Anggota DPRD Luwu Timur, Wahidin Wahid, Camat Tomoni, Umar Hasan Dalle, Plt. Kepala Desa Mulyasri, Tokoh Masyarakat dan lainnya di Lapangan Mulyasri, Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Minggu (08/09/2019).

“Terima kasih saya ucapkan kepada Pemerintah dan masyarakat Desa Mulyasri atas inisiatif telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut hari jadinya, dimana didalamnya menampilkan tradisi budaya nenek moyang,” ujar Husler saat melepas pawai budaya tersebut.

Menurut Husler, menjaga tradisi dan kebudayaan nenek moyang itu penting dilakukan agar tidak kehilangan identitas. “Saya bangga masyarakat Mulyasri selalu menjaga tradisinya,” tambahnya.

Bupati Luwu Timur mengharapkan agar kedepannya acara ini akan semakin meriah dan Desa Mulyasri semakin Jaya, Jaya dalam rangka membangun desa dan kebersamaan dan harmonisasi dalam masyarakat terus terjaga. “Semoga dengan acara ini, masyarakat makin bujuk rukun, istilahnya untuk kebersamaan dan harmonisasi,” tutup Husler. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.