HEADLINE TOPIK:
Gandeng ISTDA, Pemkab Lutim Gelar Pelatihan Pemandu Senam
Senin,16 September 2019 | 12:42 WITA | Kominfo

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parbudmudora) melakukan pelatihan pemandu wisata, khususnya wisata selam atau diving. Pelatihan dibuka Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Askar, yang berlangsung di Aula Hotel I Lagaligo, Puncak Indah, Malili, Senin (16/09/2019).

Dalam sambutannya, Askar mengatakan, selam atau diving merupakan olahraga yang semakin hari semakin diminati masyarakat. Namun olahraga ini membutuhkan latihan yang intensif dan terarah agar ketika didalam air bisa meminimalisir berbagai resiko yang akan timbul saat menyelam.

“Saya berharap dengan pelatihan selam ini, nantinya Luwu Timur punya banyak tenaga penyelam yang handal, silahkan diikuti dengan baik,” pesan Askar.

Ia menambahkan, pelatihan selam ini juga sangat bermanfaat untuk mendukung sektor pariwisata bawah air di daerah ini.

Kepala Dinas Parbudmudora, Hamris Darwis mengungkapkan, pelatihan pemandu wisata alam khususnya wisata selam atau diving ini dilakukan mengingat Luwu Timur memiliki potensi danau dan laut yang menarik dan eksotik.

“Selain materi kelas, pelatihan diving akan dilakukan di air tawar dan air laut yakni di Danau Matano dan di Lampia,” kata Hamris.

Hamris juga mengatakan, selain menyiapkan infrastruktur pariwisata, pihaknya juga telah melakukan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas SDM. Untuk kegiatan seperti ini, sudah kedua kali dilaksanakam dimana sebelumnya di Kecamatan Burau.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kalangan organisasi pemuda dan instansi Pemerintah, yang dipandu oleh pelatih selam profesional dari International Science Technical Diving Associations (ISTDA), yakni Taufik Hizbullah, Rahmadi Prasetyo, Amiruddin, Barun J. dan dari Universitas Udayana, Ida Bagus Suriawan. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...