Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Upacara Piodalan Pura Dalem, Husler Puji Kebersamaan Umat Hindu
Selasa,4 Agustus 2020 | 08:07 WITA |

LUTIM – Ratusan umat Hindu di Desa Kertoraharjo Kecamatan Tomoni Timur menghadiri upacara keagamaan Piodalan atau Hari Jadi Pura Dalem Desa Kertoraharjo ke-17. Upacara Piodalan itu juga dihadiri Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, Senin (03/08/2020).

Mengawali sambutannya, Husler menyampaikan pujian atas semangat gotong royong dan kebersamaan umat Hindu dalam menjaga tradisi keagamaaan. Menurut Bupati, banyak kegiatan keagamaan yang dilakukan umat Hindu di Luwu Timur bisa menarik minat para wisatawan untuk berkunjung.

“Inilah Luwu Timur, daerah yang sangat majemuk. Sebagai pelayan masyarakat tentu kebutuhan umat beragama menjadi prioritas. selama diberikan amanah, saya selalu bersama umat Hindu. Terima kasih atas dukungannya kepada Pemerintah,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini juga mengungkapkan, terkait Festival ogoh-ogoh yang harus dibatalkan beberapa waktu lalu karena pandemi Covid-19. Hal ini, kata Husler, juga sejalan dengan himbauan Mendagri untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa.

“Kita berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu, sehingga ditahun mendatang, Festival Ogoh-ogoh bisa kembali dilakukan. Tidak perlu ke Bali untuk melihat ogoh-ogoh. Di Luwu Timur pun bisa disaksikan,” jelasnya.

Terkait permintaan bantuan untuk pembangunan gedung sekretariat Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Luwu Timur, Husler mengatakan, akan mendukung usulan itu namun tetap akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak legislatif. Termasuk pula, pembangunan Gedung Pasraman Kertoraharjo juga akan dibicarakan lebih lanjut.

Turut hadir Anggota DPRD, Leonar Bongga, Rully Heriawan dan Wahidin Wahid, Staf Ahli, AR. Salim, Camat Tomoni Timur, Zulkifli, Kepala Desa se Kecamatan Tomoni Timur, Ketua PHDI, Pandita, Ide Pandita Mpu Paramaananda, Tokoh masyarakat dan Tokoh adat. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...