Sebanyak 13 ribu warga Lutra terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara. Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (11/6/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menandatangani dokumen kerja sama tersebut bersama Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut menyaksikan penandatanganan tersebut.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 13 ribu warga Lutra terdampak banjir yang terjadi di wilayah tersebut.
Bencana itu berdampak pada 3.685 kepala keluarga (KK) atau 13.114 jiwa. Selain itu, sebanyak 3.685 rumah juga terdampak akibat banjir.
Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan berjalan lebih cepat dan efektif.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan kerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat terdampak.
“Kerja sama ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam percepatan penanganan bencana agar dapat terlaksana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Andi Sudirman.
Pemprov dan Kodam Perkuat Tanggap Darurat
Melalui kerja sama tersebut, Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin akan memperkuat pelaksanaan tanggap darurat hingga ke tingkat Komando Distrik Militer (Kodim).
Pemerintah berharap dukungan personel dan sumber daya TNI dapat membantu mempercepat distribusi bantuan, penanganan warga terdampak, serta pemulihan wilayah pascabencana.
Menurut Andi Sudirman, keterlibatan TNI akan membuat koordinasi di lapangan menjadi lebih efektif karena menjangkau hingga tingkat wilayah.
“Melalui dukungan Kodam XIV/Hasanuddin, pelaksanaan tanggap darurat di lapangan akan di perkuat hingga ke tingkat Kodim sehingga seluruh langkah penanganan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimistis sinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin akan mempercepat proses penanganan banjir yang berdampak pada ribuan warga di Luwu Utara.
Selain fokus pada penanganan darurat, kerja sama tersebut juga akan mendukung proses pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Pemprov Sulsel berharap seluruh tahapan penanganan dapat terlaksana secara terkoordinasi sehingga masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan secara maksimal.
“Semoga sinergi ini semakin memperkuat upaya kita dalam melindungi masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana di Luwu Utara,” tutup Andi Sudirman.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

