Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Air Tak Mengalir ke Pelanggan, Anggota DPRD Luwu Timur Soroti PDAM
DPRD Luwu Timur

Air Tak Mengalir ke Pelanggan, Anggota DPRD Luwu Timur Soroti PDAM

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
2 Desember 2020
Share
3 Min Read
SHARE

LUTIM — Krisis air bersih akibat air PDAM Luwu Timur yang tidak mengalir sudah sepekan lebih di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel) juga disoroti Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian Alwi.

Anggota Komisi III ini mengatakan, air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat dan wajar kalau masyarakat mengeluh soal itu.

“PDAM mestinya tidak membiarkan berlarut-larut permasalah air bersih yang dihadapi oleh masyarakat,” kata Alpian, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat
Anggota DPRD Lutim Ini Apresiasi Pengurangan Jam Kerja Guru dan ASN

Menurutnya, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (air tidak mengalir) mestinya disampaikan ke pelanggan karena secara teknis pihak PDAM yang paham.

“Intinya keluhan air bersih tidak boleh dibiarkan berlarut-larut sebab itu kebutuhan dasar masyarakat,” tutur Alpian.

Alpian melanjutkan, keluhan pelanggan perihal air PDAM Luwu Timur yang tidak mengalir sudah sepekan lebih akan dilaporkan ke pimpinan.

“Nanti saya sampaikan ke pimpinan soal keluhan masyarakat ini untuk ditindaklanjuti di komisi melalui rapat dengar pendapat (RDP),” tutur Alpian.

Akibat air PDAM yang sehari-hari dimanfaatkan warga setempat tidak mengalir, pelanggan terpaksa membeli air galon untuk keperluan masak, mencuci dan mandi.

Direktur PDAM Luwu Timur, Syaiful mengatakan, sumber air Desa Atue ada pemeliharaan jaringan distribusi utama pipa 10 oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Luwu Timur.

“Pekerjaan pemeliharaan itu sampai hari ini belum kelar,” kata Syaiful via WhatsApp.

Selain itu, sumber air dari Sungai Cerekang menggunakan sistem pompanisasi yang mengandalkan tenaga surya.

“Kami mengandalkan tenaga surya, kondisi selalu mendung sehingga tidak maksimal,” ungkap Syaiful.

Sumber air dari Desa Atue dan Sungai Cerekang inilah yang digunakan PDAM untuk menyuplai kebutuhan air pelanggan di Desa Atue, Manurung, Lakawali dan Lakawali Pantai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statisitik (BPS) tahun 2020, jumlah penduduk di Desa Manurung 4.035 jiwa dan memiliki 1.142 kartu keluarga (KK). Luas wilayah Manurung 5.77 kilometer persegi.

Syaiful menambahkan, pihaknya juga belum tahu pasti kapan air di wilayah Manurung bisa kembali mengalir, ia menunggu kabar dari rekanan yang melakukan pekerjaan tersebut.

“Tergantung pekerjaan dari rekanan PU,” katanya.

Diberitakan, Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Luwu Timur dikeluhkan warga Desa Manurung, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Keluhan disebabkan, sudah lebih sepekan terakhir distribusi air tidak mengalir ke rumah-rumah pelanggan di Desa Manurung.

“Kami di Desa Manurung sudah lebih sepekan ini air PDAM tak mengalir,” kata salah satu warga Dusun Cerekang, Breck (38), Senin (30/11/2020).

Kondisi ini berdampak pada terganggunya kebutuhan warga perihal air bersih.

”Untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci kita memanfaatkan air galon yang dibeli di warung-warung,” kesalnya.

Pelanggan berharap PDAM tak menyusahkan masyarakat ditambah lagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini.

“Harusnya pihak PDAM memberikan solusi, seperti membagikan air dengan mobil tangki kepada pelanggan yang terdampak,” tambahnya. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kesbangpol Lutim Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini ke Pelajar
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil
DPRD Luwu Timur Temukan Ketidaksesuaian Harga Sawit di Tingkat Petani
DPRD Luwu Timur Nilai Distribusi Pupuk Subsidi Bantu Kebangkitan Usaha Tambak Rakyat
Bupati Serahkan Ranperda Penyertaan Modal Perumdam Waemami ke DPRD Luwu Timur
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Angka Pasien Sembuh Bertambah Lagi Menjadi 1.682 dan 12 Kasus Baru
Next Article FASI XI Tahun 2020, Luwu Timur Sabet 8 Juara
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Mahasiswa Desak DPRD Buka Dugaan Kejanggalan Proyek Islamic Center Malili

13 April 2026
Ekonomi

DPRD Lutim Dorong Skema PJLP untuk Selamatkan 208 Tenaga Non-ASN

10 Desember 2025
Politik

Sekretariat DPRD Luwu Timur Paparkan Mekanisme PAW dalam FGD KPU Lutim

10 Desember 2025
Politik

DPRD Luwu Timur Jadwalkan Reses Perseorangan 13–15 Desember

10 Desember 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?